Minggu, 14 Jun 2026 21:26 WIB

Penonton JFC Puluhan Ribu, Pelajar di Jember Keliling Bawa Karung Sampah

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 03 Agu 2024 18:18 WIB
Sejumlah pelajar SMK Santo Paulus Jember kumpulkan sampah. (Foto: Diskominfo/jatimnow.com)
Sejumlah pelajar SMK Santo Paulus Jember kumpulkan sampah. (Foto: Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jumlah penonton mencapai puluhan ribu, sejumlah pelajar SMK Santo Paulus Jember membawa karung untuk membersihkan sampah dalam pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) 2024.

“Ini kegiatan rutin kami setiap tahun, sejak 2016 kami setiap ada karnaval atau JFC kami mengedukasi masyarakat," kata Guru Biologi SMK Santo Paulus, Dina Putu Ayu Kristiyanti, Sabtu (3/8/2024). 

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Menurut perempuan 42 tahun yang turut mendampingi, sengaja para pelajar mendatangi para penonton sambil menyodorkan karung. 

"Jadi kalau mereka meletakkan (sampah) di bawah, supaya mereka meletakkan di karung. Sebelum terkena angin dan terbang. Bisa berserakan," ucapnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Biasanya, sampah berserakan setelah acaranya bubar. Bahkan yang menjadi perhatiannya, minimnya tempat sampah saat ada kegiatan yang mendatangkan penonton puluhan ribu. 

"Memang kendalanya sepanjang jalan ini tidak ada tepat sampah. Kami temukan dua tempat sampah dan itu kosong. Artinya, masyarakat kita masih belum teredukasi," ujar Dina. 

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Dari itu, pihaknya menyarankan pemerintah agar menyediakan tempat sampah jika ada kegiatan seperti JFC, Tajemtra dan lainnya. 

"Sediakan tempat sampah yang banyak, bisa juga disediakan gerobak atau truk sampah. Kami mengajak masyarakat jangan buang sampah sembarangan," tutupnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.