Jumat, 19 Jun 2026 18:18 WIB

Kronologi Kebakaran Kantin Pondok Pesantren Gontor Ponorogo

Kebakaran kantin Pondok Pesantren Gontor Ponorogo. (Foto: Damkar Ponorogo/jatimnow.com)
Kebakaran kantin Pondok Pesantren Gontor Ponorogo. (Foto: Damkar Ponorogo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Api mengamuk di kantin Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, pada Sabtu (3/8/2024) setelah Subuh. Kebakaran ini meluluhlantakkan kantin pondok terbesar di Indonesia yang berada di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo tersebut.

“Kejadiannya lepas Subuh atau setelah subuh," ungkap Kabid Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Bambang Supeno, Sabtu (3/8/2024) siang.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurut Bambang, api mulanya berkobar dari bagian belakang atau dapur kantin. Santri yang saat itu pulang dari masjid untuk menunaikan salat Subuh langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak pondok.

Selain kantin dan dapur, bangunan yang terbakar ini juga terdapat ruang istirahat untuk penjaga kantin.

“Keseluruhan terbakar. Mulai kantin depan sampai belakang,” papar Bambang.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ketika api mulai membakar bangunan, santri dan pengurus pondok modern Darussalam Gontor berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu petugas datang. 

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo berhasil memadamkan api setelah berjuang selama dua jam. 

“Api baru bisa dijinakkan setelah kurang lebih 2 jam. Kami menurunkan dua mobil pemadam kebakaran dengan suplai air dari pondok, total sekitar 16 ribu liter air," tandasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Laporan kebakaran diterima petugas damkar Ponorogo sekitar pukul 04.50 WIB. Petugas langsung meluncur ke lokasi dengan dua mobil pemadam kebakaran dan mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 05.00 WIB. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Tapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.