Selasa, 16 Jun 2026 17:51 WIB

Peserta JFC World Kids Carnival di Jember Tampil Lepas, Meski Diguyur Hujan

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 03 Agu 2024 11:42 WIB
Peserta JFC World Kids Carnival diguyur hujan (Foto: Diskominfo for jatimnow.com))
Peserta JFC World Kids Carnival diguyur hujan (Foto: Diskominfo for jatimnow.com))

jatimnow.com - Meskipun diguyur hujan deras, gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) di hari pertama, peserta World Kids Carnival tetap lepas.

"Kalau berbicara tentang peserta World Kids Carnival dalam cuaca hujan, benar-benar mereka lepas sekali. Kami ingat, masa kecil yang ditunggu-tunggu itu adalah hujan deras," kata President JFC Budi Setiawan, Jumat (2/8/2024).

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Tadi kita lihat semua ekspresi mereka, seperti itu tampil di dalam kondisi udara yang cerah. Sepertinya semua, senang, senyum dan sebagainya," sambungnya.

Hujan deras bagi peserta JFC World Kids Carnival yang terdiri dari anak-anak, bukanlah penghalang pagelaran tahunan internasional yang diadakan di Kabupaten Jember ini.

"Tidak menghalangi sedikitpun bagi mereka untuk tetap tampil, hadir, keluar, perform dengan semua kegembiraan mereka. Justru ini luapan adik-adik kita, didalam kegembiraannya," ungkap Iwan, panggilan akran Budi Setiawan.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Meskipun ada beberapa stage yang mengalami bocor akibat hujan deras, Iwan menyatakan, ke depan ini akan dijadikan evaluasi.

"Pasti setiap tahun kita melakukan evaluasi, dalam rangka penyelenggaraan. Tentu yang kami butuhkan, masukan-masukan," ungkapnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Termasuk tahun ini yang terjadi di stage, termasuk pelaksanaan malam dan siang hari, itu juga butuh masukan, terutama media dan fotografer," ujarnya.

Evaluasi pagelaran JFC selalu dilakukan setiap tahun
.
"Semua yang menjadi kekurangan, harus menjadi perbaikannya di berikutnya," ucapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.