Minggu, 14 Jun 2026 17:32 WIB

Kembang Api dari Jepang akan Meriahkan Jember Fashion Carnaval 2024

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 02 Agu 2024 17:54 WIB
Bupati Jember saat menemui para talent JFC. (Foto: Diskominfo Jember)
Bupati Jember saat menemui para talent JFC. (Foto: Diskominfo Jember)

jatimnow.com - Untuk menambah kemeriahan Jember Fashion Carnaval (JFC), pihak panitia mendatangkan kembang api dari Jepang dalam perhelatan ini.

Ajang JFC yang digelar setiap bulan Agustus ini, sudah tidak asing lagi bagi warga Jember, nasional maupun internasional.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Untuk melihat kesiapannya, Bupati Jember Hendy Siswanto bersama presiden JFC serta jajaran meninjau lokasi dan menemui para talent-talent.

"Saya bersama Presiden JFC serta Sekda, melihat tampilan artwear, yang mana nantinya malam Minggu ada kembang api yang didatangkan langsung dari Jepang," katanya, Kamis (1/8/2024).

Menurut Bupati Hendy, kembang api ini pertama kali tampil di Indonesia, termasuk di Jember.

"Itu kembang api tradisional dari Jepang, akan tampil pertama kali di Indonesia, dan pertama di Jember," akunya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Saat melihat perform para talent, Bupati mengaku sangat luar biasa. Apalagi yang sangat membedakan hari ini, dan belum terlintas dipikirannya, bahwa JFC gudangnya kreatifitas dan inovasi.

"JFC menempatkan panggungnya persis di depan Pemkab Jember. Ini gedung kebanggan masyarakat Jember, yang pertama kali tahun 1998 dibangun. Selain garuda, juga ada patung Letkol Moch Sroedji pahlawan Jember," jelasnya.

Jadi kali ini, yang membedakan JFC tahun 2024 dengan sebelumnya, yaitu panggung berada di sisi kantor Pemkab Jember.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"JFC tidak kurang dan kekurangan tentang inovasi di sini yang ada. Membahagiakan orang lain. Tahun ini dengan tahun sebelumnya memang beda, dengan tahun sekarang," ucap Bupati.

Segala tema yang dilaksanakan di pagelaran JFC memiliki makna berbeda dan tema kehidupan yang sebenarnya.

"Ini yang membuat tema ini, tema kehidupan yang sebenarnya dan ditampilkan dalam bentuk fashion. Bagaimana fashion kedepan lebih dari sekedar fashion, tapi ada makna bagaimana memaknai kehidupan," terangnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.