Sabtu, 20 Jun 2026 14:10 WIB

Anggaran Perbaikan Jalan dan Saluran Air di Surabaya 2025 Rencana Ditambah

Suasana Rapat Paripurna di DPRD Surabaya. (Foto: dok. jatimnow.com)
Suasana Rapat Paripurna di DPRD Surabaya. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Ploting anggaran Pemkot Surabaya untuk jalan dan saluran air bakal ditambah pada tahun 2025. Sebab, saat ini masih ada sejumlah titik di Surabaya yang belum tuntas terkait penanganan banjir dan perbaikan jalannya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak menampik jika akan ada kenaikan ploting anggaran untuk saluran dan jalan di Kota Pahlawan. Dia mengaku, terkait jalan masih ada titik yang belum selesai. Salah satu contohnya adalah jalan yang ada di ruas Jalan Wiyung mengarah ke Gresik.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Terus yang diversi Gunungsari depannya Pondok Benowo Indah itu harus kita selesaikan. Karena targetnya kan 2026 sesuai dengan RPJMD kita. Kalau yang dari Wiyung itu sampai 2027. Maka itu harus kita masukkan semuanya," kata Eri usai Rapat Paripurna di DPRD Surabaya, Kamis (1/8/2024) kemarin.

Sebelumnya, pengerjaan terkait proyek ini sempat terhenti di tahun 2021 lantaran ada pandemi Covid-19. Ketika tahun depan ada tambahan pemasukan dari pajak kendaraan bermotor, maka dia pun optimistis pelaksanaan proyek itu bisa tuntas di tahun 2026.

"Sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan yang lebih banyak untuk menyelesaikan yang belum-belum selesai," ucapnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Kalau masalah saluran, dia mengaku masih banyak titik yang rawan genangan yang harus diselesaikan. Dia menyebut, kurang lebih ada 200 titik rawan genangan di Kota Pahlawan. Maka dari itu, dia menyampaikan, di 2028 sesuai RPJMD itu sudah kita selesaikan.

"Jadi kita kebut titik-titik yang masih ada genangan-genangan itu ya," ujarnya.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Selain saluran dan jalan, gedung dan bangunan juga meningkat nilainya di tahun 2025. Hal itu menurut dia terkait perbaikan pembangunan di sejumlah titik. Termasuk salah satunya adalah pembangunan rumah sakit Surabaya Selatan. Selain itu ada juga terkait dengan Puskesmas pembantu.

"Itu nanti terintegrasi dengan Puskesmas yang setiap kelurahan harus ada satu yang menjadi percontohan kementrian kesehatan yang sudah kita lakukan sekarang. Sehingga mereka berobat lebih nyaman," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.