Minggu, 07 Jun 2026 13:02 WIB

FK Unej akan Buka Pendidikan Profesi Dokter Bedah

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 31 Jul 2024 12:03 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Jember. (Foto-foto: Humas Unej)
Fakultas Kedokteran Universitas Jember. (Foto-foto: Humas Unej)

jatimnow.com - Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) mengusulkan akan membuka pendidikan profesi dokter bedah. Salah satu alasannya karena di wilayah Tapal Kuda belum ada program studi ini.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akademik Unej, Prof. Slamin di RSD. dr. Soebandi Jember, Selasa (30/7/2024).

Baca Juga: Patok Tarif hingga Rp700 Juta, Sindikat Joki UTBK Kedokteran Dibekuk Polisi

Prof. Slamin menyampaikan, kedatangan Tim Evaluasi dari Kemendikbud-Ristek terkait dengan usulan untuk membuka pendidikan profesi dokter spesialis bedah.

"Telah kami persentasikan kesiapannya, untuk mendapatkan masukan dari mereka. Kami berharap diberikan izin untuk membuka pendidikan ini dan diharapkan semester ini bisa menerima mahasiswa baru," katanya.

Menurutnya, program ini sudah ditunggu masyarakat, mengingat di Jawa Timur yang memiliki program pendidikan spesialis dokter bedah hanya Universitas Airlangga dan Universitas Brawijaya. Sedangkan di wilayah Tapal Kuda belum ada. Oleh karena itu, dia berharap Unej dapat menyediakan program tersebut.

Prof Slamin dan dr Ulfa Elfiah.Prof Slamin dan dr Ulfa Elfiah.

Baca Juga: UKT Dinilai Memberatkan, Mahasiswa Unej Desak Transparansi dan Evaluasi Sistem

“Perbandingan dokter bedah dengan penduduk di Jawa Timur mencapai 1 banding 127 ribu, ini kan sangat dibutuhkan dokter-dokter yang mempunyai spesialisasi beda. Kalau bicara bedah dalam konteks agroindustri atau agromedicine, Jember lah yang jadi unggulan,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Dr. dr. Ulfa Elfiah mengatakan, untuk awal pembukaan program ini sedikitnya akan menerima 4 orang calon mahasiswa.

"Dengan harapan 10 tahun kedepan, dapat menghasilkan 100 orang dokter spesialis bedah dari lembaganya," sebutnya.

Baca Juga: Percepat Transformasi Digital, Linknet Teken MoU dengan Universitas Jember

Kenapa demikian, karena pihaknya harus menyesuaikan sumber daya manusia, baik dosen, sarana dan prasarana.

Menurutnya, banyaknya penyakit yang spesifik yang muncul di wilayah agroindustri, yang terdapat perkebunan, pertanian dan penduduk pesisir pantai di Jember yang akan digali, serta secara keseluruhan Indonesia merupakan negara agraris.

Ulfa berharap, dengan dibukanya program ini nanti dapat berkontribusi mengembangkan Unej dan berkontribusi besar untuk negeri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.