Rabu, 17 Jun 2026 19:30 WIB

Kronologis Buronan Curanmor asal Probolinggo Tewas Ditembak Polisi Tabanan Bali

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 30 Jul 2024 11:35 WIB
Kanit Pidum Satreskrim Polres Tabanan, Ipda Wayan Supartawan saat memberikan keterangan pada wartawan di Probolinggo. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Kanit Pidum Satreskrim Polres Tabanan, Ipda Wayan Supartawan saat memberikan keterangan pada wartawan di Probolinggo. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Buronan kasus curanmor asal Desa Tlogosari, Tiris, Kabupaten Probolinggo yang tewas ditembak polisi dari Polres Tabanan, Polda Bali. Polisi terpaksa melakukan tindakan itu karena pelaku melawan saat petugas melakukan penangkapan.

DPO tersebut bernama Amat, yang sudah berkali-kali beraksi di wilayah Tabanan dan Denpasar Bali. Terungkap ada 7 sepeda motor yang ada di kos pelaku yang berada di Bali saat polisi melakukan penggerebekan.

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Dari keterangan pihak kepolisian, Amat merupakan komplotan spesialis Curanmor beserta empat pelaku yang lain. Dua rekan amat sudah diamankan terlebih dahulu sebelum melakukan pengejaran ke Probolinggo.

Amat beserta komplotannya sudah melakukan pencurian di 26 TKP di Bali dengan total 32 sepeda motor. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan hanphone milik rekannya amat yang memperlihatkan foto nomor mesin yang sudah dikirim ke Pulau Jawa.

Dari hasil pemeriksaan rekan Amat yakni Ainul Yaqin dan Bahul yang telah ditangkap terlebih dahulu, polisi menemukan lokasi pelarian Amat. Hingga akhirnya pihak Polisi Tabanan melakukan pengejaran ke wilayah Probolinggo, tempat tinggal Amat.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Tabanan, Ipda Wayan Supartawan yang saat itu bertugas melakukan penangkapan, mengatakan pelaku mencoba kabur saat mengetahui ada pihak kepolisian yang datang ke rumah DPO tersebut.

"Pelaku saat itu kabur dari jendela belakang. Kebetulan saya sendiri yang bertugas berjaga di bagian belakang. Saat saya tarik, dia (pelaku) masuk kembali dan naik ke atap rumah," kata Wayan saat di Asrama Kapolres Probolinggo, Senin (29/7/2024) malam.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Saat di atap itu, pihak kepolisian meminta pelaku untuk turun dan menyerahkan diri. Pihak keluarga pun juga membujuk pelaku untuk segera menyerah dan turun dari atap.

Namun permintaan polisi dan keluarga itu tak dihiraukan oleh pelaku. Bahkan pelaku melempari polisi dengan genting. Hingga akhirnya polisi melepaskan tembakan peringatan.

"Dia (pelaku) masih saja tetap melempari kami dengan genting," ujarnya.

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

Hingga akhirnya pihak kepolisian meminta pelaku untuk turun secara paksa. Setelah itu, pelaku kembali kabur dengan membawa senjata tajam dan melakukan peelawanan.

"Saat itu lah kami lakukan tindakan (tembakan) tegas terukur sesuai prosedur yang telah ditentukan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.