Sabtu, 20 Jun 2026 02:20 WIB

Selain di Tulungagung, Guru Honorer K2 di Blitar Juga Mogok Ngajar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 20 Sep 2018 18:31 WIB
Salah satu spanduk yang dipasang oleh para guru honorer K2 di Blitar, Kamis (20/9/2018).
Salah satu spanduk yang dipasang oleh para guru honorer K2 di Blitar, Kamis (20/9/2018).

jatimnow.com - Ratusan Honorer K2 di Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, mogok mengajar. Aksi ini merupakan puncak dari kebijakan pemerintah yang membuka lowongan ASN dengan batasan usia maksimal 35 tahun.

Massa menilai, pemerintah telah mengingkari janji untuk mengangkat para Honorer K2 menjadi ASN tanpa syarat. Nyatanya, pada rekrutmen tahun ini, hampir seluruh K2 tak bisa menjadi ASN karena usia dan tingkat pendidikan.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Padahal pengabdian kami tak sesuai dengan hak yang kami terima. Kami akan aksi sampai delapan hari ke depannya agar tuntutan kami didengar pemerintah," kata Koordinator K2 Wilayah Wonodadi, Hairi, Kamis (20/09/2018).

Akibat aksi mereka, sejumlah lembaga SD dan SMP lumpuh. Bahkan, Ujian Tengah Semester (UTS) yang kini dilakukan harus terhenti karena sebagian besar para Honorer memilih berdemo ketimbang mengajar.

Baca juga:  Guru Mogok Ngajar, Siswa Berkeliaran di Sekitar Sekolah

Berdasarkan data di Pemkab Blitar, hanya 72 orang yang bisa mengikuti tes ASN dari sekitar 800 Honorer K2 yang mengabdi. Rata-rata usia honorer lebih dari 35 tahun dan belum S1.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Selain itu, 72 honorer yang bisa ikut seleksi masih akan diseleksi. Pemkab Blitar hanya memiliki 58 lowongan untuk diisi oleh K2.

Pemkab Blitar tak bisa berbuat banyak. Sebab, ketentuan pengangkatan ASN merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Untuk K2 kuotanya 58 lowongan. Ada 469 lowongan yang kita buka. 170 untuk pendidikan, 179 tenaga kesehatan, 62 tenaga teknis," papar Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Blitar, Mashudi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.