Selasa, 16 Jun 2026 00:51 WIB

Masa Kerja Berakhir, Pantarlih di Bangkalan Belum Terima Honor

PPS Desa Keleyan, Muhalli. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
PPS Desa Keleyan, Muhalli. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Kabupaten Bangkalan belum menerima gaji. Padahal, masa kerja petugas tersebut telah berakhir pada 24 Juli kemarin.

Hal itu diungkap oleh anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Keleyan Kecamatan Socah, Muhalli. Ia mengaku mendapat banyak keluhan dari Pantarlih di desanya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Iya betul karena petugas Pantarlih itu kan ngadunya ke PPS, karena di atas Pantarlih itu PPS dan di atasnya itu PPK. Maka saya tampung keluhan itu," ujarnya, Minggu (28/7).

Ia mengatakan, pihaknya berusaha mengkonfirmasi terkait honor tersebut. Namun, ia tak mendapat jawaban yang jelas, sebab kewenangan pengeluaran honor berada di KPU.

"Setelah saya tanya ke PPK itu, mereka juga tidak bisa menjawab secara pasti, katanya belum ada petunjuk dari KPU," imbuhnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Ia menyayangkan ketidakjelasan pencairan honor sejumlah Rp1 juta tiap Pantarlih itu. Sebab di kabupaten lain, honor tersebut telah diberikan saat masa kerja telah habis.

"Di wilayah lain sudah diberikan, tapi di Bangkalan sampai hari ini belum diberikan padahal petugasnya sudah dibubarkan," jelasnya.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Ia berharap, KPU segera mempercepat pencairan honor Pantarlih di Bangkalan. Sebab saat ini masa kerja petugas itu telah habis.

Sementara itu, Ketua KPU Bangkalan, Elmi Abbas saat di hubungi tidak memberikan merespon.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.