Rabu, 10 Jun 2026 11:51 WIB

Sego Lento Mbak Zea, Kuliner Malam Khas Suko Sidoarjo

Vica Margaretha (pengelola) bersama sang ibunda di Sego Lento Mbak Zea di Dusun Salam Suko Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Vica Margaretha (pengelola) bersama sang ibunda di Sego Lento Mbak Zea di Dusun Salam Suko Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbagai pilihan kuliner malam ditawarkan di sudut-sudut Sidoarjo, salah satunya adalah Sego Lento Mbak Zea yang berada di Dusun Salam Suko.

Kuliner ini cukup legendaris. Pengelola Sego Lento Mbak Zea, Vica Margaretha (30) mengatakan, usaha ini sudah berdiri sudah 9 tahun.

Baca Juga: Terong Bakar Sambal Terasi, Favorit Warga Sidoarjo di Musim Hujan

"Berdiri sudah sejak tahun 2015,” ucap Vica, mengawali ceritanya pada jatimnow.com, Senin (22/7/2024 malam.

Sego lento berangkat dari ide almarhum kakak Vica bernama Mbak Zea. Selain sebagai seorang penyanyi, Mbak Zea juga membuka usaha sego lento ini, bersama ibunya.

“Kemudian kami teruskan hingga sekarang," tambahnya.

Seporsi Sego Lento Mbak Zea berisi nasi dengan taburan daun bawang goreng, tahu dan tempe goreng, lento dan sambal khas dengan butiran tempe. Dapat ditambahkan juga pelengkap telur mata sapi atau telur dadar sesuai selera konsumen.

Vica melanjutkan, Sego Lento Mbak Zea mempunyai kekhasan sendiri dibanding sego lento ditempat lainnya. Yakni, adanya sambal butiran tempe dan taburan daun bawang goreng.

Baca Juga: Mengulik Resep Soto Kampung Kaldu Udang di Sidoarjo, Gurihnya Tahan 4 Hari

Sego Lento Mbak Zea di Dusun Salam Suko Sidoarjo.Sego Lento Mbak Zea di Dusun Salam Suko Sidoarjo.

“Kalau ditempat lain sambalnya biasanya sambal tomat, kalau kita pakai sambal dari tempe, kecap dan sambal dijadikan satu, itu khasnya kita,” terang Vica.

Rahasia lento yang lezat juga dibocorkan Vica, antara lain dari cara merendam dan bahan komposisinya. Vica merendamnya hingga semalaman.

"Untuk lento pakai kacang beras, direndam dulu semalam. Terus buatnya pakai kelapa sedang yang dicampur kelapa tua jadi gurih dan tidak keras," ungkapnya.

Baca Juga: Cara Memasak Ikan Kakap Merah Panggang

Sego Lento Mbak Zea dibanderol mulai Rp7.000 sampai Rp12.000. Omzet kotor sehari mencapai Rp1 juta.

"Alhamdululillah, dalam sehari menghabiskan kacang beras dua kilogram untuk lento dan cabenya satu kilogram setiap kali buat untuk bahan jualan sehari dengan omzet kotor per hari mencapai Rp1 juta dengan konsumen dari Sidoarjo ataupun dari luar seperti dari Gresik dan Pasuruan," jelasnya.

Vica berharap usaha Sego Lento Mbak Zea ini semakin ramai dan dikenal banyak orang di berbagai wilayah.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.