Selasa, 09 Jun 2026 14:05 WIB

Napi Narkoba Lapas Jember Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Seorang napi di Lapas Jember ditemukan tewas dalam sumur (Foto: Humas Lapas Jember for jatimnow.com)
Seorang napi di Lapas Jember ditemukan tewas dalam sumur (Foto: Humas Lapas Jember for jatimnow.com)

jatimnow.com - Narapidana kasus narkoba ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 15 meteran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember.

Kepala Lapas Kelas IIA Jember, Hasan Basri mengatakan, kejadian itu sekitar pukul 11.00 WIB saat yang bersangkutan Marzuki hendak mandi menunaikan salat Jumat.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Dia mau mandi di sumur umum, dia menimba air pakai tali. Korban ini juga bersama temannya, tapi sedang jemur pakaian," katanya, Sabtu (20/7/2024).

Namun saat korban terjatuh, temannya yang sedang berjemur pakaian tidak mengetahui jatuhnya.

"Saksi mendengar ada bunyi prak dan terus byur gitu," jelasnya.

"Setelah itu, temannya mencari korban Pak Marzuki, setelah melihat ke dalam sumur airnya bergoyang-goyang. Lalu saksi menduga Pak Marzuki jatuh ke dalam sumur," sambungnya.

Sehingga, lanjut Hasan, melihat kejadian itu saksi lalu berteriak minta tolong. Mendengar itu, napi yang lain bersama petugas sipir mendatangi lokasi.

"Sempat ada yang mau turun ke bawah sumur yang berdiameter 1,3 meter. Tapi karena kondisi susah untuk turun, jadi nunggu alat seperti tangga, tali dan baru bisa masuk," bebernya.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Tidak lama kemudian, karena air lumayan banyak di sumur, lalu air di kuras memakai pompa air. Begitu air surut, baru korban bisa terlihat.

"Sumur itu biasa digunakan untuk mandi. Itu mengantisipasi ketika air berkurang di dalam kamar. Seperti sekarang ini yang mau sholat jumat, dibutuhkan banyak air," tutur Hasan.

Kalapas menyebut, korban saat berhasil dievakuasi ditemukan luka di tubuhnya, yang dimungkinkan karena terbentur dinding sumur.

Korban sendiri masih dalam masa hukuman 7 tahun penjara dan baru menjalani sekitar 1 tahun karena kasus narkoba jenis sabu.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Hasan tidak bisa melihat langsung peristiwa kejadian sebenarnya, karena di lokasi tersebut tidak ada kamera pengintai.

"Kalau CCTV disini tidak ada," pungkasnya.

Pihak keluarga juga tidak berkenan untuk dilakukan autupsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.