Selasa, 16 Jun 2026 20:41 WIB

Penemu Mayat Ibu dan Anak di Lamongan Mengaku Pacar Korban

Proses evakuasi jasat ibu dan anak diduga korban pembunuhan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Proses evakuasi jasat ibu dan anak diduga korban pembunuhan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - 2 mayat ibu dan anak di Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan, pertama kali ditemukan oleh pria yang mengaku sebagai pacar korban.

Warga menyebutkan, penemuan mayat itu bermula dari seorang pria yang mencari pertolongan. Pria tersebut mengaku pacar korban. Pria itu juga bukan berasal dari warga setempat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Tadi ada pria yang mengaku pacarnya pemilik warung, minta tolong karena mengetahui korban tergeletak di dalam warung," terang Syaifuddin, Jumat (19/7/2024).

Setelah mendengar kabar tersebut, sejumlah warga kemudian mencoba memastikan dengan mendekati lokasi. Karena warung dalam kondisi tertutup, warga hanya bisa mengintip melalui celah bangunan yang terbuat dari kayu tersebut.

Dari cerita warga yang mengintip itu, tambah Syaifudin, kondisi sang ibu tergeletak di lantai, dan anaknya dalam keadaan terbaring dengan bantal menutupi bagian wajahnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Tadi ada warga yang ngintip sembari mencoba memanggil korban, tapi tak ada jawaban," tuturnya

Menurut penuturan warga, korban adalah Nining (28) asal Kabupaten Blitar dan anak laki- lakinya berusia 4 tahun, yang kurang lebih baru sebulan menyewa warung tersebut untuk berjualan kopi.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Ya baru, warga juga belum terlalu kenal dengan korban," tambah Syaifuddin.

Sementara pihak kepolisian masih enggan memberi keterangan tentang pemeriksaan atau temuan terkait kematian ibu dan anak yang diduga korban pembunuhan tersebut.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.