Sabtu, 20 Jun 2026 06:40 WIB

Kurang 1.824 Dukungan, Pasangan Independen di Pilkada Jember Kandas

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 18 Jul 2024 17:40 WIB
Situasi pengumuman Bacalon Perorangan Pilkada Jember di KPU (Foto: Abdus Syakur for jatimnow.com)
Situasi pengumuman Bacalon Perorangan Pilkada Jember di KPU (Foto: Abdus Syakur for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bakal calon bupati dan wakil bupati jalur independen di Pilkada Jember 2024, Muhammad Jaddin Wajads dan Arismaya Parahita kandas. Hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di detik terakhir menyebut mereka kurang 1.824 dukungan.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jember, Hendra Wahyudi menyatakan, pasangan ini tidak bisa memenuhi syarat dukungan yang ditetapkan. 

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

"Dukungan yang diserahkan hanya 166.032, masih kurang 1.824 dukungan. Dengan berat hati, kami menyatakan pasangan calon perseorangan ini gagal," ujarnya, Kamis (18/7/2024).

Hendra menyatakan, tidak ada celah untuk perbaikan meskipun kekurangan dukungan hanya 1.824 orang. Karena batas minim dukungan sudah jelas diatur dan harus diikuti. 

Dengan gagalnya ini, dipastikan Pilkada 2024 di Jember tanpa calon jalur perorangan. 

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Sementara itu, Ketua Timses Gus Jaddin-Arismaya, Baiquni Purnomo menyayangkan kebijakan yang dinilai menjegal calon dari jalur perseorangan.

"Perbaikan verifikasi administrasi kedua ini hanya diberi waktu 3 hari. Padahal kekurangan dukungan kami kurang dari 3 persen, kami berharap masih diberi kesempatan," kesalnya.

Baca Juga: KPU Jember Resmi Tetapkan Bupati dan Wabup 2025-2030, Fawait: Awal Perjuangan

Menurut Baiquni, mengumpulkan dukungan sebanyak 167.586 dalam waktu singkat bukanlah hal yang mudah. "Secara realistis, bagaimana mungkin itu bisa dikejar dalam waktu sesingkat itu," tambahnya.

"Kami telah berusaha maksimal, tapi batas waktu yang diberikan sangat tidak realistis," tutupnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.