Rabu, 17 Jun 2026 19:03 WIB

Temuan Bahan Peledak dan Drone di Jember Masih Misteri, Warga Curigai Orang Luar

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 17 Jul 2024 14:50 WIB
Petugas saat berada di rumah kosong tempat penemuan bahan peledak. (Foto: Abdus Syakur for jatimnow.com)
Petugas saat berada di rumah kosong tempat penemuan bahan peledak. (Foto: Abdus Syakur for jatimnow.com)

jatimnow.com - Penemuan diduga bahan peledak di sebuah rumah kosong di Jember masih menjadi misteri. Warga sangat resah dengan temuan tersebut.


Penemuan bahan kimia yang diduga bahan peledak itu terjadi di sebuah rumah kosong di Perumahan Villa Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Minggu (14/7/2024). 

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Kemarin warga sempat gundah dan resah. Agar lebih berhati-hati kebelakang," kata Sumadi saat dihubungi melalui selulernya, Rabu (17/7/2024). 

"Kita kemarin kaget saja, kok barang berbahaya. Menjadi pembicaraan orang banyak, kalau tidak dilaporkan menjadi resah warga," sambungnya. 

Hingga detik ini, Sumadi mengatakan belum ada pengakuan dari warganya atau memiliki barang yang diduga bahan peledak tersebut. 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Kita tidak paham, barang itu milik siapa, karena sama-sama tidak merasa. Kalau punya warga, yang jelas sudah ada yang mengaku, tapi ternyata tidak ada. Bahkan yang punya rumah tidak merasa dan malah bingung," tuturnya. 

Ketua RW 13 Kelurahan Tegal Besar menduga, jika barang itu bisa saja milik orang lain yang disimpan atau memanfaatkan rumah kosong di wilayahnya. 

"Bisa juga dari orang luar yang memanfaatkan rumah kosong. Kita masih menduga-duga, soalnya kita tidak paham juga punya siapa," sebutnya. 

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Memang, lanjut Sumadi, jika satu gang saja atau dideretan lokasi penemuan terdapat beberapa rumah kosong. 

"Satu gang itu banyak yang kosong, banyak yang kontrak tapi tidak ditempati. Banyak yang memiliki rumah, tapi tidak ditempati. Satu gang sekitar 7 hingga 8 rumah yang kosong," jelasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.