Selasa, 16 Jun 2026 15:03 WIB

MPLS SLB di Sidoarjo, Ajarkan Materi Vokasi Membuat Kue Basah

Kegiatan MPLS membuat kue basah di SLB Negeri Gedangan Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kegiatan MPLS membuat kue basah di SLB Negeri Gedangan Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Memasuki tahun ajaran baru, berbagai macam kegiatan dilakukan di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri, Gedangan, Sidoarjo, MPLS diisi dengan materi vokasi membuat kue basah.

Pihak sekolah mengajarkan cara-cara membuat berbagai macam kue basah, seperti onde-onde, wingko dan kue putri mandi bersama kepada siswa disabilitas tersebut.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Mengikuti Program Pelatihan Vokasi Nasional

Kepala Sekolah SLB Negeri Gedangan, Miseri, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan memasak adalah salah satu pembelajaran vokasi yang diajarkan di sekolah secara optimal.

"Saat ini, murid baru di sekolah kami ada 50 siswa. Total keseluruhan 280 siswa. Tidak menutup kemungkinan akan bertambah karena batas akhir penutupan bulan Agustus. Kami menjadi sekolah SLB dengan siswa terbanyak se-Jatim. Sehingga itu menjadi tantangan dan tugas memberikan pembelajaran seoptimal mungkin untuk mereka," ucapnya Selasa (16/7/2024).

Lebih lanjut, ia bersama pihaknya ingin para siswa terhibur dengan kegiatan MPLS membuat kue ini. Selain itu, juga untuk menumbuhkan rasa kerjasama dengan sesama temannya.

Miseri menyampaikan tema MPLS tahun ini adalah anti perundungan, sehingga sesuai dengan karakteristik anak-anak spesial, yang jika di lingkungan luar mereka seringkali mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya.

Baca Juga: Kemnaker Hapus Batas Kelulusan, Akses Pelatihan Vokasi 2026 Terbuka Lebih Luas

"Di sini kita sangat terbuka karena sesama disabilitas, jadi insya Allah anak lebih toleran, saling menyemangati dan membangun kepercayaan diri mereka," imbuhnya.

Menurutnya dengan adanya cooking class, melatih para murid disabilitas agar mempunyai rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan suatu pekerjaan sekaligus berkolaborasi dan bekerja sama dengan teman-temannya. 

"Mereka harus terlibat di cooking class baru mereka bisa mendapatkan hak makanan yang tadinya mereka buat," kata Miseri.

Baca Juga: Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

Tidak hanya cooking class, kegiatan MPLS SLB Negeri Gedangan Sidoarjo yang digelar selama 3 hari sejak pertama masuk sekolah juga diisi oleh dengan kegiatan vokasi lain seperti musik, memasak, handicraft, dan membatik.

"Kita memang ada banyak kegiatan yang dimaksudkan agar karakter unggul itu bisa dimiliki anak-anak spesial," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.