Sabtu, 06 Jun 2026 21:43 WIB

Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

  • Penulis :
  • | Rabu, 25 Feb 2026 12:07 WIB
Foto: Aktivitas pondok Ramadan di SLB B Kedungwaru Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Aktivitas pondok Ramadan di SLB B Kedungwaru Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Keterbatasan tak menghalangi semangat siswa SLB-B Kedungwaru, Tulungagung, untuk mengikuti kegiatan di bulan Ramadan ini. Sejumlah siswa berkebutuhan khusus di sekolah ini mengikuti kegiatan tadarus Al-Quran braille dan kelas tahfidz.

Selama bulan Ramadan ini, jam pelajaran untul Al-Quran braille dan kelas tahfidz ditambah. Meski mengalami keterbatasan fisik, mereka tetap semangat melakukan murojaah hafalan dan membaca Al-Quran Braille.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Salah seorang siswa tunanetra, Riska Desila Putri, tampak tekun membaca Al-Qur’an braille. Dengan posisi duduk tegak, ia menelusuri baris demi baris huruf braille yang tersusun rapi. Tidak ada tatapan mata yang menyapu halaman, namun sentuhan jemarinya menjadi pengganti penglihatan.

Bagi Riska, mengaji bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan batin. Setiap ayat yang ia baca menghadirkan ketenangan tersendiri. Ia mengaku harus lebih sabar dalam proses belajar, terutama saat pertama kali mengenal huruf hijaiyah braille.

“Awalnya sulit membedakan titik-titiknya. Tapi lama-lama saya terbiasa. Sekarang justru merasa lebih mudah memahami karena membacanya pelan-pelan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Sedangkan di kelas tahfidz, semangat serupa juga terpancar dari Denadine, siswa tunanetra yang tengah fokus menghafal Al-Qur’an. Tanpa melihat mushaf secara visual, Denadine mengandalkan kepekaan pendengaran dan ingatan yang terlatih.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Menurut Denadine, tantangan terbesar bukan pada keterbatasan fisik, melainkan menjaga konsistensi hafalan. Ia mengaku harus rutin murajaah agar ayat-ayat yang telah dihafal tidak mudah lupa.

“Saya biasanya membaca dulu dengan braille, lalu mengulang-ulang sampai hafal. Kalau sudah hafal satu halaman, rasanya senang sekali,” tuturnya dengan nada optimistis.

Di balik ketekunan para siswa tersebut, ada peran guru yang sabar membimbing. Arif Efendi, pengajar di kelas tersebut, mengatakan bahwa metode pengajaran bagi siswa tunanetra membutuhkan pendekatan khusus.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Ia menambahkan, kemampuan para siswa tunanetra dalam menghafal kerap kali justru lebih kuat karena mereka terbiasa mengandalkan memori. Proses belajar mungkin memerlukan waktu lebih panjang, tetapi hasilnya tidak kalah dengan siswa pada umumnya.

“Mereka belajar dengan sentuhan dan pendengaran. Jadi kami lebih banyak membimbing secara personal, memastikan setiap bacaan dan makhraj hurufnya tepat,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.