Minggu, 14 Jun 2026 09:41 WIB

Plt Bupati Tinjau Jembatan Kedungpeluk Sidoarjo yang Ambruk, Solusinya?

Plt Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H, M.Kn meninjau langsung Jembatan Desa Kedungpeluk Kecamatan Candi Sidoarjo yang ambruk. (Foto:  Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Plt Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H, M.Kn meninjau langsung Jembatan Desa Kedungpeluk Kecamatan Candi Sidoarjo yang ambruk. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Usai jembatan di Jembatan Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Sidoarjo dikabarkan ambruk, Plt Bupati H. Subandi, S.H, M.Kn meninjau langsung jembatan tersebut, pada Selasa (16/7/2024).

Ia menegaskan agar segera ada jalan alternatif untuk mengatasi permasalahan jembatan ambruk tersebut, supaya perekonomian warga tidak terganggu.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Jembatan ini akses satu-satunya, mau tidak mau, kita harus segera bangun jembatan bailey. Sekitar 1 bulan ini selesai karena warga membutuhkan akses," ucapnya di lokasi jembatan yang ambruk.

Jembatan bailey merupakan jembatan dengan konstruksi rangka baja yang bersifat portabel. Jembatan yang dibangun dengan cepat dan dapat dipindah-pindahkan sesuai kebutuhan.

Menurutnya, jembatan bailey sebagai pengganti sementara jembatan Kedungpeluk selebar 3 meter. Untuk panjangnya nanti menyesuaikan dengan kebutuhan akses warga.

Subandi menyampaikan pesan tersebut langsung kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Salah satu penyebab ambrolnya Jembatan Kedungpeluk itu adalah struktur bangunannya yang sudah lama. Dibangun sekitar 1975-an. Sebelumnya, juga sudah terjadi retakan. Retakan itu melebar hingga kemudian ambruk. Syukur tidak sampai ada warga yang menjadi korban," tambah Subandi.

Saat ini, Jembatan Kedungpeluk merupakan satu-satunya jalan penghubung warga setempat menuju arah Jalan Lingkar Timur, hingga ke arah pusat Kabupaten Sidoarjo.

"Sebenarnya pembangunan jembatan sudah diprioritaskan pada tahun 2024, namun belum bisa terlaksana. Insya Allah awal tahun 2025 akan dibangun," tegasnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Wargapun berharap secepatnya dilakukan perbaikan. Karena di Desa Kedungpeluk, banyak aktivitas perekonomian yang memerlukan akses jalan, di antaranya petani tambak, kupang, dan sebagainya.

"Secepatnya mereka perlu dicarikan solusi, agar perekonomian masyarakat bisa cepat normal kembali. Jembatan bailey bisa menjadi alternatif untuk membantu warga melakukan aktivitas sehari-hari. Mudah-mudahan perekonomian masyarakat tidak terganggu lagi," pungkas Subandi.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.