Sabtu, 20 Jun 2026 03:31 WIB

273 Siswa di Sampang Mogok Belajar, Wali Murid Tuntut Ganti Kepsek

SDN Taddan 2 Sampang yang tampak sepi karena wali murid menuntut penggantian kepala sekolah.(Foto: Qomar for jatimnow.com)
SDN Taddan 2 Sampang yang tampak sepi karena wali murid menuntut penggantian kepala sekolah.(Foto: Qomar for jatimnow.com)

 

jatimnow.com - 273 siswa SDN Taddan 2 tak masuk di hari pertama sekolah. Diduga, wali murid melarang anaknya sekolah karena mereka meminta agar kepala sekolah di tempat itu diganti oleh orang lain.

Baca Juga: Ribuan Massa dari 20 Desa di Sampang Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Pilkades Diadakan

Hal itu diungkap oleh salah satu wali murid, yakni Nining. Ia mengatakan, pihaknya bersama wali murid lain mengaku kecewa dengan kinerja kepala sekolah yang dinilai tak amanah.

"Kami menuntut agar kepala sekolah diganti. Selama belum ada pergantian, kami tidak akan menyekolahkan anak kami kesana, " ujarnya, Senin (15/7/2024).

Ia mengatakan, kekecewaan muncul akibat kepala sekolah menggunakan uang tabungan siswa untuk bisnis pribadinya. Hal itu mengakibatkan uang tabungan senilai Rp494 juta tak dibayarkan sesuai jadwal.

Baca Juga: Warga Sampang Temukan Bayi Perempuan Dibuang di Lahan Persawahan

"Selain terlambatnya pihak sekolah membayarkan uang tabungan, pihak sekolah juga tidak terbuka terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terhadap komite, " imbuhnya.

Sehingga pihaknya khawatir, jika kepala sekolah tak diganti pengelolaan sekolah menjadi amburadul.

Baca Juga: Penggerebakan Arena Sabung Ayam di Sampang Bocor, Polisi Diadang Kayu dan Batu

Sementara itu, salah satu guru SDN Taddan 2 Sampang, Khairul Anam mengaku tak mengetahui alasan mogoknya ratusan siswa itu. Ia mengatakan, hingga siang hari tak ada satupun siswa yang datang ke sekolahnya.

"Kami tunggu dari pagi sampai siang ini, tidak ada satupun siswa yang datang. Kami juga tidak tau kenapa. Tidak hanya siswa lama, siswa baru juga tidak datang ke sekolah, " pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.