Sabtu, 20 Jun 2026 02:02 WIB

Bawaslu Trenggalek Temukan Kejanggalan Proses Verfak dan Vermin Calon Independen

Komisioner Bawaslu Trenggalek, Prayogi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Komisioner Bawaslu Trenggalek, Prayogi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bawaslu Kabupaten Trenggalek menemukan sejumlah kejanggalan pada data dukungan bakal calon bupati dan wakil bupati perseorangan Cahyo Handriadi-Suripto.

Dari hasil pengawasan mereka menemukan puluhan ASN dan Kades yang tercatut dalam daftar dukungan tersebut. Puluhan anggota Panwascam dan Komisioner Bawaslu Trenggalek juga tercatut.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Trenggalek Terpilih Periksa Kesehatan jelang Pelantikan

Komisioner Bawaslu Trenggalek, Prayogi mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan selama proses verifikasi administrasi (Vermin) dan verifikasi faktual (Verfak) pada bakal calon bupati dan wakil bupati perseorangan. Dalam proses pengawasan ini mereka menemukan sejumlah kejanggalan.

"Dari hasil pengawasan yang kami lakukan, ditemukan kejanggalan pada data dukungan perseorangan," ujarnya, Minggu (14/07/2024).

Mereka menemukan sekitar 40 nama Panwascam dan Komisioner Bawaslu Trenggalek yang dicatut dalam dukungan bakal calon perseorangan ini.

Baca Juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Trenggalek: Kotak Kosong Raih 67.131 Suara

Selain itu, Bawaslu juga menemukan data pengurus partai, ASN hingga kades yang masuk dalam data dukungan. Temuan ini langsung di koordinasikan dengan KPU Trenggalek. Mereka meminta KPU menghapus nama tersebut dari daftar dukungan.

"Kami menemukan data itu pada saat proses Vermin dan Verfak. Saat ini nama-nama yang dicatut sudah dihapus dari dukungan," paparnya.

Baca Juga: Hasil Sementara Pilkada Trenggalek: Kotak Kosong Raih 56.216 Suara

Proses Vermin dan Verfak telah rampung dilakukan oleh KPU. Saat ini mereka fokus mempersiapkan rekapitulasi jumlah dukungan. Jika jumlah dukungan memenuhi syarat masa pasangan Cahyo Handriadi-Suripto bisa mendaftar Pilkada melalui jalur perseorangan.

"Kami masih menunggu proses rekapitulasi dan nantinya hasil akan diplenokan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.