Senin, 15 Jun 2026 00:18 WIB

Setelah Penangkapan Polwan, Masyarakat Diminta Tidak Percaya Calo

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

jatimnow.com – Polda Jawa Timur terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada calo-calo yang bermodus janji meluluskan tes masuk bintara Polri. Pasalnya, tes masuk anggota Polri itu sifatnya transparan dan akuntabel.

“Saya pastikan tidak ada pungutan biaya apapun,” tegas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera ketika dihubungi jatimnow.com, Rabu (19/9/2018).

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Hal ini diingatkan lagi oleh polisi karena sebelumnya ada oknum Polwan yang diduga melakukan penipuan dan pungutan liar bermodus janji meluluskan tes masuk bintara Polri. Oknum Polwan itu akhirnya ditangkap dan saat ini sudah dinonaktifkan.

Menurut Barung, setiap tahapan dalam seleksi masuk bintara maupun perwira polisi itu langsung diumumkan. Tidak ada lagi jeda waktu untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan pungutan liat.

“Dan semua menyaksikan, ikut serta orang tuanya juga, bahkan ada pula lembaga lainnya yang diundang kepolisian dalam rangka transparansi ini," katanya.

Baca juga: Janjikan Lolos Masuk Polisi, Polwan ini Ditangkap Provost

Ia juga menjelaskan, animo masyarakat untuk menjadi anggota Polri sangat tinggi. Sehingga, biasanya menggunakan segala cara agar bisa lulus.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Seperti contoh, salah satu anaknya dan keluarganya dijanjikan bisa lolos dengan mengandalkan orang dalam. Padahal itu tidak pengaruh. Jadi, percayalah pada diri kita sendiri, karena sekarang ini, proses seleksi itu menjadi unggulan Polri, terutama dalam melihat transparansinya itu,” imbuhnya.

Barung menambahkan, apabila mendapati petugas yang melanggar seperti itu, baik dari eksternal maupun internal. Pihaknya akan menindak tegas kepada pelaku tersebut.

"Silahkan laporkan kepada kita siapa saja. Baik eksternal maupun internal kepolisian, jika ada yang melakukan hal seperti itu, akan kami tindak," tegasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.