Jumat, 19 Jun 2026 07:01 WIB

Surabaya Printing Expo 2024 Digelar di Grand City, Catat Tanggalnya!

Konferensi Pers SPE 2024 (foto: Jatmiko for jatimnow.com)
Konferensi Pers SPE 2024 (foto: Jatmiko for jatimnow.com)

jatimnow.com - Surabaya Printing Expo (SPE) akan segera digelar di Grand City Surabaya. Pameran mesin printing berskala Internasional ini akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan luar negeri.

Mesin yang akan dipamerkan meliputi mesin cetak/offset, cetak digital, cetak tekstil, sablon, jasa cetak, dan alat-alat cetak mutakhir.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pameran yang digawangi oleh Krista Exhibitions ini akan dibuka secara umum, mulai 11 hingga 14 Juli 2024. CEO Krista Exhibitions Daud D Salim, mengungkapkan peserta pameran SPE tahun ini meningkat 20�ri tahun sebelumnya, baik dari segi jumlah maupun teknologi printing yang dihadirkan.

Terhitung sudah 17 kali pameran Surabaya Printing Expo ini digelar berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan asosiasi, para pakar serta pengusaha di bidang percetakan bertaraf nasional maupun internasional.

"Kali ini melibatkan 250 perusahaan peserta di antaranya 10 perusahaan yang merupakan UMKM dan kami optimis dapat mendatangkan 15.000 pengunjung selama 4 hari pameran," ujar Salim, dalam siaran resminya, Selasa (9/7/2024).

Selain pameran, nantinya juga akan ada motivasi-motivasi dari pakar percetakan untuk terus memberikan suntikan ide dan motivasi kepada para pengunjung maupun pelaku bisnis printing yang hadir.

"Pameran ini merupakan peluang yang baik bagi para pengusaha grafika agar lebih termotivasi untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk-produk unggulan dengan mesin berteknologi canggih serta berdaya saing tinggi dengan produk-produk luar negeri," imbuh Salim.

Sementara Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Ahmad Mughira Nurhani mengatakan, kebutuhan akan produk percetakan secara digital akan terus berkembang di segala bidang perekonomian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hal ini tentunya akan semakin menjadi tantangan bagi para pelaku usaha mikro atau UMKM yang masih berkecimpung pada bisnis yang dioperasikan secara konvensional.

"Demikian pula perkembangan dunia grafika semakin bertambah maju dan dinamis. Mesin-mesin cetak pun telah mengikuti trend digitalisasi dalam operasionalnya," katanya.

Belum lagi di era digital saat ini, kebutuhan akan barang cetakan yang berkualitas tinggi dengan proses pekerjaan yang makin mudah dan cepat serta akurat, merupakan pilihan yang harus diambil pelaku bisnis percetakan.

"Harapan kami, dengan adanya Pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2024 ini, para pengusaha grafika nasional dapat selalu mengupdate diri dan fasilitas peralatan mesin-mesin grafika serta mengambil manfaatnya untuk dapat bertambah maju dan bersaing secara sehat di tengah perkembangan ekonomi di Indonesia yang diharapkan akan terus membaik," imbuh dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2024 ini juga akan menyuguhkan segala jenis teknologi cetak mencetak terkini, mulai dari skala kecil, menengah, dan besar dengan berbagai teknologi percetakan, seperti cetak digital, cetak sablon, cetak Offset, cetak garment, cetak tekstil, mesin cutting, mesin finishing, cetak 3D, label, dan tinta.

Bukan itu saja, berbagai acara dan seminar menarik pun akan meramaikan 4 hari pameran ini, seperti Workshop dan Seminar menarik dari Asosiasi PPGI dengan tema "Ai & Bisnis Percetakan di Indonesia, Tren dan Solusinya".

Pameran ini terbuka oleh pelaku bisnis dan masyarakat mulai pukul 10.00 hingga sampai pukul 19.00.

Para pengunjung dapat melakukan registrasi online di link https://register.kristaonline.com/visitor/surabayaprintingexpo atau registrasi langsung
di lokasi pameran dan temukan kebutuhan printing untuk usaha kalian di pameran Printing terbesar dan terlengkap di Surabaya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.