Senin, 15 Jun 2026 12:22 WIB

Bawaslu Tulungagung Janji Tidak Ada WNA Masuk Daftar Pemilih

Bawaslu Tulungagung saat menggelar rapat koordinasi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Bawaslu Tulungagung saat menggelar rapat koordinasi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bawaslu Tulungagung mengawasi ratusan Warga Negara Asing (WNA) yang terdeteksi berada di wilayahnya. Pengawasan ini berkaitan dengan tahapan penyusunan daftar pemilih yang saat ini masih berlangsung.

Mereka meminta KPU untuk memastikan petugas Pantarlih tidak dimasukkan ke dalam daftar pemilih. Selain itu mereka juga diminta melakukan pengecekan terkait identitas WNA tersebut.

Baca Juga: KPU Tulungagung Kembalikan Rp8,3 M Sisa Anggaran Pilkada 2024

Komisioner Bawaslu Tulungagung, Nurul Muhtadin mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Blitar, diketahui tedapat 106 WNA yang ada di wilayah Tulungagung.

Para WNA ini tersebar di 16 Kecamatan. WNA tersebut memiliki izin tinggal resmi yang dikeluarkan oleh pihak imigrasi.

"Dari total 18 kecamatan hanya Kecamatan Pucanglaban dan Gondang yang tidak ada WNA sesuai data dari pihak imigrasi," ujarnya, Senin (8/7/2024).

Dari jumlah tersebut terdapat 32 orang dengan status berkewarganegaraan ganda. Mereka belum berusia 21 tahu untuk menentukan pilihan kewarganegaraan.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

Meskipun begitu Bawaslu menerangkan mereka masih dapat masuk ke dalam daftar pemilih dengan catatan sudah berusia 17 tahun serta memiliki e-KTP.

"Ada sekitar 10 orang dengan status berkewarganegaraan ganda yang berusia 17 tahun, ini yang akan kita pastikan apakah sudah ada dalam daftar pemilih atau belum," tuturnya.

Pihak Bawaslu juga sudah menurunkan data ini ke Panwascam untuk ikut melakukan pengawasan. Mereka tidak ingin kecolongan dengan masuknya WNA ke dalam daftar pemilih.
Pada pelaksanaan Pemilu kemarin terdapat beberapa temuan WNA yang masuk daftar pemilih.

Baca Juga: KPU Tulungagung Tetapkan Gatut Sunu-Ahmad Baharudin sebagai Pemenang Pilkada

"Kita akan mengawasi dan memastikan bahwa tidak ada WNA yang masuk ke dalam daftar pemilih," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.