Jumat, 19 Jun 2026 20:47 WIB

Harga Jual Tembakau di Probolinggo Tembus Rp 40 ribu/Kg

Petani di Probolinggo sedang menjemur tembakau rajangan, Rabu (19/9/2018).
Petani di Probolinggo sedang menjemur tembakau rajangan, Rabu (19/9/2018).

jatimnow.com - Harga tembakau dikalangan petani sejak berapa pekan terakhir mengalami kenaikan. Dari awalnya Rp 35 ribu perkilogramya ini menjadi Rp 40 ribu di tingkat petani.

Naiknya harga jual tembakau dirasakan oleh salah seorang petani tembakau asal Desa Rawan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Saifullah (32).

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Dia mengaku harga tembakau saat ini cendrung mahal. "Saat ini harga di tingkat petani berkisar Rp 40 ribu perkilogramya," jelasnya, Rabu (19/9/2018).

Dengan mahalnya harga jual tembakau ini, banyak petani yang merasa senang. Sebab, dari hasil tanam tembakaunya mereka bisa mendapatkan keuntungan. "Semoga harga jual ini bisa berlangsung lama hingga selesai masa panen," tegasnya.

Naiknya harga tembakau hingga tembus Rp 40 ribu per kilogramnya, juga dirasakan oleh petani lainnya yakni Busri (45), petani tembakau asal Desa Matekan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

“Alhamdulillah, saat ini harga tembakau cukup tinggi. Semoga saja pihak gudang benar-benar bisa memahami kondisi petani tembakau saat ini,” katanya.

Tetapi, walaupun pembelian tembakau sangat bagus, Busri berharap agar cuaca juga mendukung. Sehingga proses penjemuran tembakau rajangan bisa cepat kering.

“Meskipun harganya tinggi tetapi cuacanya mendung sama saja nanti murah, karena kualitas tembakaunya kurang bagus. Dari segi pasar untuk saat ini tidak ada kendala asalkan tidak ada permainan harga," ungkapnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.