Rabu, 17 Jun 2026 06:04 WIB

23 Nelayan Ikut Lomba Balap Perahu Kunting di Pantai Cengkrong Trenggalek

Peserta lomba perabu kunting. (Foto:Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Peserta lomba perabu kunting. (Foto:Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan nelayan di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek unjuk kemampuan lomba balap perahu kunting di Pantai Cengkrong.

Perahu kunting merupakan perahu nelayan tradisional yang masih digunakan untuk mencari ikan di laut. Mayoritas nelayan di pantai tersebut menggunakan perahu kunting saat mencari ikan.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Panitia balap perahu kunting, Dwi Ispah mengatakan total terdapat 23 nelayan yang mengikuti lomba tahun ini.

Peserta lomba perahu kunting harus memiliki spesifikasi mesin 6 Paardenkracht (PK).

"Selain itu perahu yang ikut lomba wajib menggunakan model kunting," ujarnya, Minggu (7/7/2024).

Pria yang juga menjadi penyuluh perikanan itu menambahkan, setiap peserta diwajibkan menggunakan jaket pelampung saat balap perahu kunting.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Hal ini sesuai dengan standar keselamatan. Setiap peserta harus memutari lintasan yang sudah disiapkan panitia sebanyak dua putaran.

Peserta yang dinyatakan menang adalah perahu kunting yang sampai di garis finish pertama.

"Lomba balap perahu kunting bertujuan untuk unjuk kemampuan para nelayan menggunakan perahu kunting," paparnya.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Sementara itu, pemenang balap perahu kunting, Yulianto mengaku telah mempersiapkan diri sejak 1 bulan terakhir.

Yulianto sudah terbiasa menggunaka perahu kunting setiap hari. Kesulitan lomba balap perahu kunting ini adalah melewati ombak yang cukup tinggi.

"Memang hari-hari terakhir ombak cukup tinggi. Tadi juga ada yang sempat terguling akibat hantaman ombak," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.