Sabtu, 20 Jun 2026 23:12 WIB

Bawaslu Tulungagung Buka Posko Aduan Coklit, Pantarlih Jangan Nakal!

Bawaslu Tulungagung saat melakukan rapat koordinasi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Bawaslu Tulungagung saat melakukan rapat koordinasi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bawaslu Tulungagung mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang saat ini masih berlangsung. Mereka membuka Posko Kawal Hak Pilih di setiap kecamatan.

Masayarakat bisa melaporkan jika terdapat pelanggaran yang dilakukan Pantarlih saat melakukan coklit. Mereka juga dapat mengadukan jika belum didatangi oleh petugas Pantarlih.

Baca Juga: KPU Tulungagung Kembalikan Rp8,3 M Sisa Anggaran Pilkada 2024

Komisioner Bawaslu Tulungagung, Nurul Muhtadin mengatakan Posko Kawal Hak Pilih ini tersedia di setiap kantor Panwascam. Posko ini sebagai sarana warga Tulungagung untuk ikut mengawasi tahapan pemutakhiran data pemilih. Mereka dapat melaporkan pelanggaran atau belum terakomodir hak pilihnya pada tahapan tersebut.

"Posko ini sesuai dengan tagline Pilkada Tulungagung, Megung Sengkuyung yang berarti bergotong royong bersama-sama sukseskan Pilkada," ujarnya, Selasa (2/7/2024).

Peran aktif dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam tahapan ini. Setiap wargayang memenuhi syarat sebagai Pemilih diharapkan peduli akan hak pilihnya. Termasuk juga Dalam tahapan pencocokan dan penelitian ini juga harus bisa mengakomodir hak pilih dari warga penyandang disabilitas.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

"Sebagaimana PKPU 7/2024 pasal 2 tentang prinsip penyusunan daftar pemilih adalah partisipatif, yang artinya adalah membuka partisipasi seluas-luasnya kepada semua WNI untuk mengusulkan data Pemilih dalam penyusunan Daftar Pemilih," tuturnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat ikut mengawasi Pantarlih saat bertugas. Mereka dapat melaporkan jika Pantarlih tidak bekerja sesuai dengan prosedur. Terdapat beberapa hal yang dapat diawasi diantaranya Pantarlih tidak menempelkan stiker usai melakukan coklit dan petugas memisahkan nama dalam satu KK ke TPS yang berbeda.

Baca Juga: KPU Tulungagung Tetapkan Gatut Sunu-Ahmad Baharudin sebagai Pemenang Pilkada

"Mereka dapat melaporkan ke Posko dan akan segera kami tindak lanjuti," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.