Sabtu, 20 Jun 2026 01:20 WIB

Pemkab Lamongan Tindak Tegas Oknum ASN Terlibat Judi Online, Sanksinya Pecat!

Wabup Lamongan, Kh. Abdul Rouf saat menyikapi maraknya judol. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Wabup Lamongan, Kh. Abdul Rouf saat menyikapi maraknya judol. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Lamongan menyikapi fenomena judi online (judol) yang tengah marak di kalangan pengguna gadget dan masyarakat luas.

Wakil Bupati Lamontan, Kh. Abdul Rouf menyampaikan bahwa judol telah meluas di kalangan masyarakat. Untuk itu, pihaknya mewacanakan untuk melakukan langkah antisipasi dengan melibatkan ormas keagamaan.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Memang sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, perlu ketegasan oleh pihak berwajib. Sementara itu, langkah pemerintah, yakni memberikan penerangan kepada masyarakat dengan melibatkan MUI dan ormas keagamaan harus dengan pendekatan rohani," ungkap Wabup Lamongan, Senin (1/7/2024).

Wabup menceritakan bahwa fenomena judol yang tengah mewabah ini menjadi racun dan banyak merugikan bagi pelakunya.

"Judol ini tak kenal usia, bahkan kemarin ada warga yang dilaporkan mengalami kerugian hingga menjual rumah karena anaknya kecanduan judol," paparnya

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lamongan, Moh. Nalikan mengungkapkan bahwa pihaknya tak segan bakal menjatuhkan sanksi kepada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamongan apabila terbukti terlibat judol.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Karena judol ini kan tindak pindana, jadi bakal ada saksi berat, bahkan pemecatan kepada oknum ASN terlibat judol, Pemkab Lamongan tegas," ujarnya.

Sejauh ini, kata Nalikan, pihaknya telah melakukan pencegahan terhadap judol di lingkungan Pemkab Lamongan, bahkan tiap kesempatan ketika terjadi pertemuan apel atau kegiatan lainya.

"Setiap pertemuan banyak kita suarakan, bahkan yang pegawai PPPK kemarin agar menjauhi judol, dan kami paparkan perihal bahayanya," katanya.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Dijelaskannya bahwa hingga saat ini, pihaknya belum mendapat laporan perihal oknum ASN terlibat judol. Nalikan menyebut bakal bersikap tegas dan tak pandang bulu.

"Bila nanti memang ada dan ketahuan (terbukti), akan ditindak. Sebagai contoh bagi masyarakat, saya mengimbau betul agar ASN tidak terlibat," jelasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.