Jumat, 19 Jun 2026 20:47 WIB

5.414 Pantarlih Diturunkan KPU Sidoarjo untuk Lakukan Coklit

Pantarlih ketika melakukan coklit untuk Pilkada 2024 di Sidoarjo. (Foto: Mukhamad Yasin for jatimnow.com).
Pantarlih ketika melakukan coklit untuk Pilkada 2024 di Sidoarjo. (Foto: Mukhamad Yasin for jatimnow.com).

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo mulai melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024 yang berlangsung selama satu bulan, mulai Senin (24/6/2024) hingga Rabu (24/6/2024) dengan menurunkan 5.414 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih).

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Sidoarjo, Mukhamad Yasin, menyampaikan bahwa pantarlih sedang menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran, KPU Sidoarjo Kembalikan 6 Mobil Dinas

"Sudah ada petugas (pantarlih) yang turun ke lapangan setelah proses pengambilan sumpah. Karena ini untuk mengejar target 1 juta coklit pemilih seperti yang ditarget KPU Jatim," ucapnya, Selasa (25/06/2024).

Ia melanjutkan, KPU Sidoarjo tidak menetapkan target untuk data yang harus di coklit. Hanya saja di hari pertama, petugas pantarlih minimal 10 pemilih.

"Kalau target khusus tidak ada, tapi untuk hari pertama kemarin minimal setiap pantarlih melakukan coklit 10 pemilih," jelasnya.

Lebih lanjut, Yasin menambahkan, dalam melaksanakan tugas coklit, petugas pantarlih wajib mengecek setiap anggota keluarga yang didatangi sesuai data yang sudah ada.

Baca Juga: KPU dan PFI Surabaya Resmikan Pameran Foto dan Karikatur Pilkada Serentak 2024

"Kita datangi per by name untuk mencocokkan apakah ada nama ini, dan domisili di sini yang kemudian kita jadikan data pemilih," imbuhnya.

Lebih lanjut, ada beberapa syarat yang dicek oleh petugas, antara lain mulai dari usia sebagai syarat utama pemilih, kemudian domisili dan apakah anggota TNI/Polri.

"Misal yang di coklit tidak ada orangnya di rumah. Bisa keluarga lain menunjukkan KTP atau KK. Kalau tidak ada KTP atau KK bisa dengan video call," tambah Yasin.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

Yasin menegaskan, persiapan ini merupakan salah satu rangkaian jelang Pilbup dan Pilgub 2024.

"Mulai persiapan daftar pemilih hingga alat pencoblosan dan tempat pemungutan suara. Rencananya, Pilbup Sidoarjo digelar bersamaan dengan Pilgub Jatim yang bakal berlangsung pada, Rabu 27 November 2024," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.