Selasa, 16 Jun 2026 14:47 WIB

Jenazah Pelajar Jember Digulung Ombak Ditemukan di Tengah Laut

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 25 Jun 2024 11:40 WIB
Proses evakuasi jenazah pelajar yang terseret ombak Pantai Payangan. (Foto: Polsek Ambulu)
Proses evakuasi jenazah pelajar yang terseret ombak Pantai Payangan. (Foto: Polsek Ambulu)

jatimnow.com - Pelajar SMP yang dinyatakan hilang 4 hari karena tergulung ombak saat mandi di Pantai Payangan Jember ditemukan telah meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan di tengah laut.

Kapolsek Ambulu AKP Suhartanto mengatakan, pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 06.00 WIB dari warga dan nelayan, perihal penemuan seseorang di tengah laut.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Tadi pagi korban atas nama AP asal Kecamatan Balung, keberadaanya berhasil ditemukan oleh warga dan relawan, posisinya berada di tengah laut," kata AKP Suhartanto, Selasa (25/6/2024).

Korban AP dinyatakan hilang setelah tergulung ombak ketika mandi di Pantai Payangan bersama teman-temannya 4 hari yang lalu. Namun temannya berhasil menyelamatkan diri dan korban AP dinyatakan hilang.

Petugas dan relawan Rimba Laut terus mencari keberadaan korban yang hilang di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Namun tadi pagi, mayat pelajar yang dalam pencarian itu ditemukan mengambang di tengah laut.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Kami langsung menghubungi aparat keamanan, Polsek dan koordinasi dengan BPBD, Satpolairud dan bersama-sama mengevakuasi korban," kata pria yang akrab disapa Tanto.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah lalu dibawa ke Puskesmas Sabrang untuk diidentifikasi. Di situ juga terdapat keluarga korban.

"Dan (keluarga) menyatakan benar, bahwa korban adalah anaknya yang hilang 4 hari kemarin," jelasnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Memasuki libur sekolah, Kapolsek mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan memberikan izin anaknya pergi atau mandi ke laut.

"Pengunjung wisata agar berhati-hati dan jangan mandi di laut, karena berbahaya," imbaunya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.