Rabu, 17 Jun 2026 14:58 WIB

Perilaku Seks Bebas Akibatkan Angka Kasus HIV/AIDS di Trenggalek Bertambah

Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Sunarto. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Sunarto. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perilaku seks bebas menyebabkan angka kasus HIV/AIDS di Kabupaten Trenggalek terus bertambah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, terdapat ratusan angka kasus HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut, ironisnya terdapat 9 anak yang dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Dinkes Trenggalek, Sunarto mengatakan, saat ini total terdapat 329 kasus HIV/AIDS. Dari hasil pencermatan meningkatnya angka kasus ini mayoritas disebabkan perilaku seks bebas. Hal tersebut akhirnya merembet kepada anggota keluarga.

"Awalnya tertular dari perilaku seks bebas, dan menularkan HIV/AIDS kepada suami atau istri," ujarnya, Minggu (23/06/2024).

Bahkan akibat seks bebas, menyebabkan anak yang baru dilahirkan juga terjangkit virus tersebut.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Data Dinkes Trenggalek menunjukan ada 9 anak yang terjangkit HIV/AIDS. Selain itu anak usia 11 hingga 19 tahun terdapat 4 orang Sedangkan untuk umur 20 hingga 29 tahun mencapai 60 orang.

"Rentang usia 30 hingga 39 tahun ada 95 orang, usia 40 hingga 49 ada 112 orang dan usia 50 hingga 60 tahun terdapat 49 orang terjangkit HIV/AIDS," paparnya.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Apabila dilihat dari data tersebut, penularan HIV/AIDS di Trenggalek menjangkit hampir semua usia. Hal ini harus menjadi perhatian dan masyarakat harus sadar akan bahasaya HIV/AIDS.

"Anggaran untuk penanganan kasus HIV/AIDS mencapai Rp 236 juta yang digunakan untuk edukasi pencegahan penularan HIV/AIDS," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.