Selasa, 16 Jun 2026 17:57 WIB

Dokter Forensik Ungkap Hasil Pemeriksaan Mayat Hangus Terbakar di Bangkalan

Dokter forensik usai melakukan pemeriksaan terhadap mayat terbakar. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Dokter forensik usai melakukan pemeriksaan terhadap mayat terbakar. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penemuan mayat terbakar di Desa Sanggar Agung Kecamatan Socah Bangkalan kemarin sore hingga kini didalami polisi. Terbaru, tim dokter forensik RSUD Syamrabu berhasil mengidentifikasi jenis kelamin korban.

Spesialis Forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Edy Suharta mengatakan jenis kelamin korban, yakni perempuan dengan kisaran usia 20 hingga 25 tahun. Kisaran usia tersebut diketahui setelah petugas melakukan identifikasi pada gigi yang ditemukan.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Iya kami menemukan gigi korban sehingga bisa memperkirakan usianya, yakni sekitar 20-25 tahun dengan jenis kelamin perempuan," ujarnya, Jumat (21/6/2024).

Selain itu, dokter juga mengatakan dengan kondisi pembusukan yang dialami oleh korban diduga telah meninggal selama kurang lebih enam hari.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Meski begitu, belum bisa dipastikan, apakah korban meninggal sebelum dibakar atau meninggal saat terbakar. Sebab, organ paru korban hancur lebur sehingga tidak bisa diselidiki penyebab meninggalnya.

"Kami juga infomasikan bahwa tengkorak dan leher korban juga tidak ada yang kemungkinan bisa hancur karena terbakar," imbuhnya.

Baca Juga: Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

Menurutnya, saat kepala manusia terbakar maka terdapat tekanan dari dalam otak. Otak akan mengembang sehingga mengakibatkan tengkorak pecah.

"Tulang yang kami temukan, yakni tulang lengan atas dan bawah, paha, betis, tulang belikat, rusuk dan banyak kepingan kecil," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.