Minggu, 07 Jun 2026 09:20 WIB

Sidang Amar Putusan MK di KPU Jember, Caleg Partai Demokrat Walk Out

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 20 Jun 2024 17:21 WIB
Sidang amar putusan MK di KPU Jember (Foto: Ambang for jatimnow.com)
Sidang amar putusan MK di KPU Jember (Foto: Ambang for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam sidang amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember, Caleg Partai Demokrat walk out.

Caleg Partai Demokrat Try Sandi Apriana walk out dari forum sidang bersama saksi partai, karena merasa kecewa dengan keputusan pimpinan sidang.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Tri Sandi mengatakan, sikap walk out diambil lantaran mereka mendapati segel kotak suara yang sudah cacat, sehingga keaslian data dianggap tidak sah dan kebenarannya dipertanyakan.

"Karena ternyata yang pertama kami menemukan Form C Plano sudah tidak tersegel," kata Try Sandi, Rabu (19/6/2024).

"Artinya sudah pernah dibuka dan kita menemukan ada tanda tangan yang tidak sesuai antara C Plano sebelumnya dan setelahnya. Bahkan barcode pun sudah berbeda jauh,” sambungnya.

Dengan begitu, Partai Demokrat Jember akan melaporkan ini ke pihak kepolisian dan pasrah terhadap putusan KPU maupun Bawaslu terkait perbedaan suara.

“Kami akan melaporkan ke kepolisian, karena ini sudah terindikasi melanggar pidana. C Plano saat ini yang kita sudah saksikan tadi itu, tidak real atau tidak asli, dan sudah ada perubahan,” jelasnya.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

“Kami melihat kok semuanya bisa sesuai dan dianggap sama secara tiba-tiba. Sementara data yang ada pada kami tidak sama dengan yang disampaikan oleh KPU," akunya.

"Kami juga konfirmasi ke partai-partai lain, C Plano, C hasil dan foto-foto mereka itu sesuai semua dengan kami, kecuali punya Partai Nasdem,” sambungnya.

Try Sandi menganggap, pada C Plano dan foto C hasil yang dimiliki olehnya, tidak ada perubahan. Bahkan pada aplikasi Sirekap juga sama.

Sementara itu, Ketua KPU Jember Dessi Anggraeni menjelaskan, alasan pemohon beranggapan ada data yang tidak sesuai, sehingga tidak ada gunanya mengikuti pleno.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Namun demikian, adanya walk out, pleno di KPU Jember tetap dilanjutkan. Apabila ada keberatan, disediakan form kejadian khusus.

"Pembukaan kotak itu sudah disaksikan pihak keamanan dan Bawaslu, sebagai alat pembuktian dan pelaksana putusan MK," ucapnya.

"Kami hanya menyandingkan Form C1 hasil dan D1 hasil di Kecamatan sebagai rekap akhir, untuk menjadi putusan akhir rekap suara di tingkat nasional,” tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.