Rabu, 17 Jun 2026 12:08 WIB

Polisi di Kediri Ajak Siswa Melukis dengan Ampas Kopi

  • Penulis :
  • | Kamis, 20 Jun 2024 14:50 WIB
Kapolsek Plemahan AKP Bowo Wicaksono saat mengajar siswa melukis dengan ampas kopi. (dok. Pribadi)
Kapolsek Plemahan AKP Bowo Wicaksono saat mengajar siswa melukis dengan ampas kopi. (dok. Pribadi)

jatimnow.com - Kapolsek Plemahan AKP Bowo Wicaksono mengajak siswa SMA Negeri Plemahan di Kabupaten Kediri melukis dengan media ampas kopi atau cekakik.

Bowo mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-78. Sekitar 30 siswa diajak untuk melukis tentang kehidupan Polri yang diketahui dengan cekakik tersebut.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

“Jadi ini menyosong Hari Bhayangkara ke-78, kita ajak siswa-siswi menuangkan kreatifitas mereka menggunakan ampas kopi dengan mengambil tema Secangkir Kopi untuk Polisi Presisi,” kata Bowo, Kamis (20/6/2024).

Melalui kegiatan ini, Bowo berharap siswa dapat mengasah kreatifitas mereka. Bahkan, dengan media seadanya. Selain mengajarkan dasar melukis, Bowo juga membagikan tips melukis dengan ampas kopi yang memerlukan kesabaran tingkat tinggi tersebut.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Harapan saya, semoga generasi muda terus bisa berkarya, walaupun hanya menggunakan ampas kopi, dengan sentuhan kreatifitas dapat menghasilkan suatu yang mempunyai nilai,” jelasnya.

Sehari-hari Bowo juga terus menghasilkan karya seni lukis menggunakan ampas kopi. Ini dilakukannya untuk melepas penat di sela kegiatannya menjadi polisi. Dia menyukai aliran realis dengan banyak menghasilkan lukisan-lukisan portrait atau wajah seseorang. Namun, Bowo tak pernah mengomersilkan karyanya tersebut.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Ya, memang hobi melukis terutama dengan ampas kopi ini. Alasan menggunakan ampas kopi, selain termasuk benda sisa/tidak terpakai kopi di masyarakat Indonesia juga sangat familiar,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.