Kamis, 18 Jun 2026 12:54 WIB

Balon Udara Tanpa Awak Meledak di Ponorogo, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Kasat reskrim polres ponorogo AKP Ryo Pradana. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kasat reskrim polres ponorogo AKP Ryo Pradana. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo telah menetapkan 2 tersangka dalam kasus meledaknya parasut dan mercon balon udara tanpa awak di rumah seorang warga.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kejadian ini terjadi di rumah milik Hariyanto di Desa Dadapan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo setelah salat Idul Adha, Senin (17/6/2024),

“Sudah kami amankan dan tetapkan 2 tersangka,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana, Rabu (19/6/2024),

Dia mengungkapkan bahwa kedua tersangka berinisial RR (19) dan ID (19), keduanya berasal dari Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi berhasil mengumpulkan bukti-bukti yang mengarah kepada kedua tersangka tersebut.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

“Kuncinya ada serpihan kertas bekas pembungkus mercon yang memuat alamat tersangka,” paparnya.

"Kami sudah mengamankan kedua tersangka ini. Penetapan ini berdasarkan temuan bukti di lapangan yang jelas mengarah pada kedua tersangka," jelas AKP Ryo.

Kejadian ini merupakan lanjutan dari penyelidikan terkait meledaknya parasut dan mercon balon udara tanpa awak yang sebelumnya juga terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Meskipun peristiwa tersebut hanya merusak rumah Hariyanto tanpa menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil cukup signifikan.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan detail lebih lanjut terkait peristiwa ini. Diharapkan, penyelidikan ini dapat menghasilkan pengembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.