Kamis, 18 Jun 2026 08:44 WIB

Kisah Pria di Jember Belasan Tahun jadi Tukang Jagal Hewan Kurban

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 16 Jun 2024 14:34 WIB
Puluhan kambing kurban yang siap dipotong (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Puluhan kambing kurban yang siap dipotong (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pria warga Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, ini  sudah belasan tahun jadi tukang jagal hewan kurban.

Sehari-hari, pria bernama Yuli Andrianto (50) ini memang setiap hari beraktivitas sebagai pedagang kambing di pasar hewan. Jadi sudah tidak asing dengan hewan jenis sapi maupun kambing.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Sudah lama (jadi tukang jagal), hampir belasan tahun," kata pria yang akrab disapa Andri, saat ditemui di lokasi hewan kurban, Minggu (16/6/2024).

Untuk doa penyembelihan hewan seperti pada umumnya, dan yang sering dilakukan oleh para tukang jagal lainnya.

"Kalau doanya seperti biasanya, yang sering digunakan umumnya," akunya.

Untuk jenis golok yang digunakan, pria asli Jember ini menjawab sederhana.

"Alat yang digunakan, yang penting tajam," jawabnya. 

Bahkan pengakuannya, selama menyembelih hewan ketika alat pemotong pisau atau golok diletakkan di leher hewan, harus sekali gorokan leher sudah putus.

Setelah putus, baru bisa dilakukan pengulitan. Biasanya alat atau pisau yang digunakan lebih kecil, untuk mempercepat dan menghindari kulit hewan robek.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Andri juga mengaku, tidak ada alat yang khusus untuk memotong leher hewan kurban. Terkecuali bila sudah memotong tulang, biasanya bisa menggunakan kapak.

Pada saat momen hari raya seperti saat ini, dirinya memang selalu diminta menjadi tukang jagal, tergantung dari pemilik hewan.

Ia mengaku, saat hari raya Idul Fitri kemarin lumayan banyak pesanan, baik pemotongan hewan sapi maupun kambing.

"Kalau kambing (saya potong) sendiri bisa dan kalau sapi minimal dua (orang)," sebutnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bahkan setiap momen hari raya itu banyak masyarakat yang turut memesan sapi maupun kambing. Karena Andri juga merupakan pedagang hewan.

"Bahkan besok, ada 5 ekor sapi dan kambing yang minta dipotongkan," akunya.

Pertama kali memotong hewan, Andri merasa sedikit kuatir. Namun setelah itu sudah terbiasa.

"Kalau ongkos atau jasa pemotongan, antara Rp100 ribu, Rp75 ribu atau Rp50 ribu, tergantung besar kecil hewannya," terangnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.