Selasa, 16 Jun 2026 14:27 WIB

Warga Bangkalan Gantung Diri Setelah 100 Hari Orang Tua Meninggal

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - AB (35) warga Kelurahan Kemayoran, Bangkalan ditemukan tewas gantung diri. Diduga korban mengalami depresi usai bertengkar dengan mantan istrinya. Kejadian ini berselang 100 hari orang tua AB meninggal dunia.

Sebelum ditemukan gantung diri, AB bertengkar dengan istrinya jam 08.00 WIB Sabtu (15/6/2024) pagi. Dua jam berselang, korban ditemukan gantung diri oleh warga setempat.

Baca Juga: Pria di Kediri Tiba-tiba Masuk Kolong Truk Pertamina, Depresi Ditinggal Ibu Meninggal

"Jadi kronologinya pada jam 08.00 WIB itu tengkar sama mantan istrinya lewat telepon dan jam 10.00-an itu ditemukan gantung diri," ujar Kanit Pidek Satreskrim Polres Bangkalan, Ipda Teguh Meiras Suci.

Ia mengatakan, tubuh korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya. Semula tetangga korban memanggil korban namun tak kunjung ada jawaban. Setelah dicek lewat jendela, korban terlihat gantung diri di gawang pintu kamarnya.

"Pertama kali ditemukan oleh tetangganya," jelasnya.

Baca Juga: Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar

Ia mengatakan, tubuh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Dari hasil visum, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuhnya.

"Tidak ada tanda kekerasan, ini murni bunuh diri. Di tubuhnya hanya ada bekas tali di leher," imbuhnya.

Diduga, korban mengalami depresi usai bercerai dengan mantan isterinya. Tak hanya itu, korban diduga makin depresi akibat orang tuanya meninggal.

Baca Juga: Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

"Orang tuanya baru 100 harinya meninggal. Diduga korban depresi karena tinggal sendirian," pungkasnya.

*Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.