Jumat, 19 Jun 2026 07:21 WIB

Tuntut Keadilan, Puluhan PKL Buah Kota Probolinggo Lurug Gedung Dewan

Massa aksi ibu-ibu saat menyampaikan aspirasinya di depan Gedung dewan, Senin (17/9/2018).
Massa aksi ibu-ibu saat menyampaikan aspirasinya di depan Gedung dewan, Senin (17/9/2018).

jatimnow.com - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) buah yang biasanya berjualan di jalan Cokroaminoto, Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo, menggelar aksi di kantor DPRD Kota Probolinggo, Senin (19/7/2018). Massa aksi ini meminta keadilan kepada pemerintah.

Pasalnya, pada 20 September besok, jalan raya yang menjadi tempat jualannya itu tidak bisa ditempati lagi, karena masuk pada jalur bebas PKL sesuai dengan Perda Nomor 8 tahun 2011.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Dalam aksi tersebut, para PKL yang didominasi pedagang buah tersebut membawa barang dagangannya, bahkan di tengah aksinya, buah yang dibawa oleh PKL ini dilempar ke jalan raya.

Hasanah, salah satu PKL yang ikut dalam aksi itu mengatakan dirinya ingin menuntut keadilan kepada pemerintah karena apabila memang tidak bisa berjualan lagi di jalan Cokroaminoto, maka pihak pemerintah harus memberikan lokasi baru untuk bisa berjualan lagi.

"Kami butuh makan untuk keluarga dan anak. Kami berharap pemerintah untuk bisa memperhatikan nasib kami," jelasnya.

Perempuan yang mengaku berjualan buah ini juga mengatakan, dengan sikap pelemparan buah ke jalan raya, menandakan kekesalan dan sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

"Apalagi dalam 3 hari lagi, kami dituntut untuk tidak berjualan di jalan tersebut. Sebelum penutupan lokalisasi penjualan, pemerintah harusnya bisa memberikan ruang baru kepada kami untuk bisa berjualan," ujarnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Namun, aksi mereka itu harus berakhir dengan kekecewaan. Sebab, lima negosiator yang masuk ke gedung dewan, tidak bisa bertemu dengan anggota dewan.

"Untuk pimpinan dewan sekarang tengah dinas luar kota. Sedangkan untuk 27 anggota lainnya tengah rapat komisi dengan dinas terkait. Jadi, tidak bisa menemui para PKL," kata Kabag Perundang-Undangan, Rapat dan Risalah, Warsito saat menemui para PKL di ruang Transit DPRD kota Probolinggo.

Sementara itu, ketika perwakilan massa aksi sedang menyampaikan aspirasinya kepada Pegawai Sekwan DPRD Kota Probolinggo. Muncul salah satu anggota dewan bernama Syaifudin.

Saat itu, dia tidak masuk ke dalam ruangan transit itu dan hanya melihat dari luar ruangan. Ketika ditanya oleh sejumlah wartawan kenapa tidak masuk ke dalam ruangan?, ia mengaku massa aksi itu tidak melayangkan surat audiensi ke dewan.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"PKL itu tidak ada surat audiensinya, bahkan kami saat ini sedang rapat. Jadi, kalau ada seperti ini harus prosedural karena dewan juga punya pimpinan," celetuknya sembari dia balik kanan meninggalkan tempat itu.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.