Rabu, 17 Jun 2026 13:34 WIB

Nasib Bayi Kembar dan Anak Balita Polwan Bakar Suami di Mojokerto

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Briptu FN (28), polwan Polres Mojokerto yang tega membakar suaminya Briptu RDW (27) diketahui memiliki tiga buah hati hasil pernikahannya bersama korban.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, korban memiliki balita berusia dua tahun, dan bayi kembar yang kini masih berusia empat bulan.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Terkait nasib ketiga anak tersebut, Dirmanto memastikan mereka dalam pendampingan Polres Mojokerto.

Saat ini, Briptu FN tengah menjalani pemeriksaan di Polda Jatim sementara sang suami akhirnya meninggal dunia setelah dirawat intensif di RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. 

"Untuk anaknya sedang dilakukan pendampingan oleh Polres Mojokerto Kota," jelas Dirmanto. 

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Saat kejadian maut itu lanjut Dirmanto, anak dari korban dan tersangka sedang tidak ada di rumah. Mereka diasuh oleh asisten rumah tangga.

“Jadi saat kejadian itu anaknya diasuh dan dibawa pergi oleh asisten rumah tangga pasangan suami istri ini," tandasnya. 

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Sebelumnya, Polwan Polres Mojokerto Kota Briptu FN (28) tega membakar suaminya Briptu RDW (27) di Aspol Nomor J1, Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kranggan, Kota Mojokerto.

Diketahui korban yang juga seorang polisi berdinas di Polres Jombang ini, mengalami luka bakar 90 persen. Briptu RDW sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Namun, karena luka yang dialami sangat parah korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (9/6/2024) pukul 12.50 WIB. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.