Kamis, 18 Jun 2026 05:15 WIB

46 Anak Surabaya Diamankan Polres Bangkalan, Cegat Truk di Jembatan Suramadu

Puluhan anak terjaring razia Polres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Puluhan anak terjaring razia Polres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi puluhan anak asal Surabaya ini membuat resah warga Bangkalan. Mereka sering mencegat atau memberhentikan kendaraan yang sedang melintas di Jembatan Suramadu untuk ditumpangi.

Kaurmintu Satuan Lalu Lintas, Iptu Pariadi mengatakan, akibat aksi membahayakan itu, pihaknya melakukan razia dan mengamankan sebanyak 46 anak yang terdiri dari 7 anak perempuan dan sisanya anak laki-laki.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Iptu Pariadi juga menjelaskan, puluhan anak ini menghentikan kendaraan angkut, seperti truk, yang hendak memasuki Jembatan Suramadu, untuk ditumpangi ke Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, pada Sabtu (8/6/2024) lalu.

Untuk menghindari kecelakaan lalu lintas, personel gabungan Satlantas dan Satsamapta Polres Bangkalan melakukan razia dan menjaring 46 anak-anak yang masih usai pelajar.

"Semua yang sudah diamankan, kami bawa menggunakan truk dalmas, lalu kami serahkan ke Dinas Sosial Bangkalan," ujarnya, Minggu (9/6/2024).

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan Warga Tulungagung Akan Dikirim ke Sidoarjo

Sementara itu, Kadinsos Bangkalan, Wibagio mengaku telah melakukan pendataan pada 46 anak tersebut. Pihaknya juga akan mengembalikan anak-anak itu ke Liponsos Surabaya.

"Kami data dan kembalikan ke Surabaya melalui Liponsos. Selanjutnya, dari sana dikembalikan ke keluarga masing-masing," imbuhnya.

Baca Juga: TNI-Polri Geledah Blok Hunian Wanita di Rutan Probolinggo

Ia juga berharap aksi anak-anak yang terjadi kesekian kali ini bisa menjadi perhatian dari pihak Surabaya. Sehingga aksi serupa tak kembali terjadi.

"Kami berharal bisa duduk bersama mencegah hal ini terulang kembali," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.