Jumat, 12 Jun 2026 12:59 WIB

Pedagang di Tulungagung Bawa Sapi ke Salon, agar Laku Mahal!

Sugeng Priyadi saat mengerjakan orderan salon sapi di Pasar Hewan Terpadu Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Sugeng Priyadi saat mengerjakan orderan salon sapi di Pasar Hewan Terpadu Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jasa salon sapi di Pasar Hewan Terpadu Tulungagung, mengalami peningkatan konsumen menjelang Hari Raya Idul Adha. Para penjual sapi di pasar tersebut menggunakan jasa mereka untuk memperbaiki bentuk tanduk dan membersihkan kuku.

Mereka meyakini harga jual sapi yang sudah disalon berbeda dengan lainnya. Setelah dibentuk tanduk dan dibersihkan kukunya, harga jual bisa bertambah hingga Rp500 ribu.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Sugeng Priyadi (30), salah seorang penyedia jasa salon sapi mengaku jumlah konsumennya mulai mengalami peningkatan dibanding hari biasa.

Pria warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol ini mematok tarif sebesar Rp50 ribu untuk membentuk tanduk, dan Rp30 ribu untuk memotong kuku sapi. Saat ini Sugeng bisa mendapat 10 order setiap hari.

"Harganya sendiri tergantung tingkat kesulitan yang dihadapinya selama mengerjakan perawatan tanduk dan kuku sapi. Kalau tanduknya berukuran kecil Rp30 ribu saja, tapi kalau ukuran tanduknya besar ya Rp50 ribu," ujarnya, Selasa (4/6/2024).

Tangan Sugeng tampak begitu cekatan saat menggunakan peralatan seperti gergaji besi, sabit, tatah, kikir dan amplas.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Sambil memotong tanduk sapi, Sugeng menjelaskan tujuan dari pemotongan tanduk dan kuku sapi ini selain menjaga kesehatan juga untuk membuat sapi berpenampilan menarik yang dapat meningkatkan harga jual di pasaran.

"Kalau para pedagang hewan ternak sudah pada tahu, mereka seperti punya keyakinan jika sapinya belum dipermak, terlihat kurang menarik saja," tuturnya.

Sementara itu, Sutrisman, seorang pedagang sapi asal Madura mengaku sangat terbantu dengan jasa salon sapi ini. Menurutnya salon sapi sangat berguna bagi para pedagang.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Dengan dirias, sapi terlihat lebih muda dan bisa mengangkat harganya. Selain itu dengan tanduk pendek dan kuku kaki rapi mempermudah menaikkan sapi ke atas truk atau pikap saat dikirim ke daerah lain.

“Sapi yang sudah didandani harganya bisa naik hingga Rp500 ribu per ekornya, sebab dengan tanduk dan kuku yang pendek sapi terlihat lebih menarik dan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.