Rabu, 17 Jun 2026 10:37 WIB

Pasien RSUD Lamongan Gagal Operasi Diduga Gegara Ditinggal Dokter Naik Haji

Halaman depan RSUD dr Soegiri Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Halaman depan RSUD dr Soegiri Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pasien rawat inap di RSUD dr Soegiri Lamongan dipulangkan oleh pihak keluarga karena tak mendapat pelayanan secara profesional.

Priyanto (68) pasien asal Desa Tanjungmekar, Kecamatan Kalitengah, Lamongan ini berobat dengan keluhan gangguan saluran kencing.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Namun pihak keluarga pasien memaksa untuk membawa pulang karena pihak rumah sakit terkesan abai terhadap pasien.

Menurut keterangan pihak keluarga, pasien sebenarnya telah mendapat jadwal operasi. Bahkan pasien telah berpuasa namun saat hari operasi tiba, dokter mendadak membatalkan operasi dengan alasan persiapan berangkat haji.

"Yang bikin kecewa itu sikap mereka, bayangkan ayah saya disuruh puasa, jadwal operasi sudah ada, tapi saat hari operasi, perawat malah mengabarkan operasinya gagal (tidak jadi dilakukan) dengan alasan dokter persiapan (ibadah) haji," kata anak pasien Priyanto, Altino Mangkunegara, Senin (3/6/2024).

Bahkan saat keluarga memohon untuk dicarikan solusi, pihak rumah sakit hanya meminta pasien untuk bersabar. Sementara kondisi pasien sudah tak sadarkan diri.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Atas berbagai pertimbangan, pihak keluarga memutuskan untuk membawa pulang paksa dan mencari penanganan kesehatan yang memadai di rumah sakit lain.

"Ayah juga dalam keadaan kritis dan sudah tidak sadar, ngomong pun sudah ngelantur," ungkap Altino.

Mirisnya, saat meminta pulang, pihak rumah sakit malah menyuruh keluarga pasien untuk membayar sejumlah uang kepada salah satu pegawai, padahal status pasien BPJS.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Pihak keluarga dipaksa untuk membayar padahal dari awal sudah pakai BPJS, tapi ya sudah saya bayar dan dibawa pulang saja," bebernya.

Sementara itu, sampai tulisan ini dimuat, pihak RSUD dr Soegiri Lamongan belum memberi keterangan perihal kejadian ini. Pihak Humas RSUD pun tidak menjawab saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.