Selasa, 16 Jun 2026 21:33 WIB

Target Perolehan Pajak Pemkab Lamongan Tidak Tercapai, Pak Yes: Ini Penyebabnya

Rapat paripurna penyampaian jawaban bupati atas pandangan DPRD Lamongan soal APBD 2023
Rapat paripurna penyampaian jawaban bupati atas pandangan DPRD Lamongan soal APBD 2023

jatimnow.com - Dalam rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati terkait pandangan umum fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan target perolehan pajak daerah tidak tercapai.

Dalam paripurna sebelumnya yang digelar pada Rabu (29/5/2023) lalu, 7 fraksi telah menyampaikan pandangannya, adapun poinnya berisi tentang penggunaan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) dan pemerataan nilai pajak daerah sampai realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan target pajak daerah, meliputi BPHTP, pajak bumi bangunan, pajak hotel restoran, pajak hiburan dan minerba tidak tercapai karena beberapa alasan.

Pak Yes menyebut banyak faktor yang melatarbelakangi merosotnya pajak daerah, antara lain karena pemberian dispensasi fiskal kepada perumahan subsidi, pajak hotel karena menurunya okupansi dan omset restoran.

"Ada beberapa faktor tapi yang jelas, pajak daerah berjalan fluktuatif dan secara kumulatif pajak mencapai 98,17 persen pada 2023 lalu," ungkap Bupati Yes, Senin (3/6/2024).

Ada pula terkait retribusi, mengalami penurununan karena alasan pendapatan untuk rumah sakit ditiadakan. Juga, retribusi parkir karena kesadaran masyarakat membayar pajak rendah.

"Ke depan kami berupaya untuk melakukan optimalisasi untuk pemenuhan retribusi. Selain itu, juga melakukan optimalisasi aset kerjasama dengan pihak ketiga," bebernya.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Selain hal di atas, dewan juga menoroti soal pendapatan transfer, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

"Secara garis besar, Pemkab Lamongan terus mengoptimalkan kinerja ada beberapa skema yang bakal dijalankan tentu melalui gerak terukur dan perencanaan matang," urainya.

Lebih lanjut, hal lain yang menjadi titik poin pandangan umum DPRD juga terkait alokasi pupuk subsidi kepada petani.

Baca Juga: Tekan Pengeluaran Gaji, Pemkab Tulungagung Batasi Pengangkatan ASN

Sementara itu, Darwoto, Anggota Fraksi PDI-Perjuangan yang juga Wakil Ketua DPRD Lamongan mengungkapkan bahwa paripurna ini adalah rapat ke-3 dalam penyusunan Raperda Pertanggungjawaban APBD Lamongan 2023.

"Kemarin hari pertama penyampaian LPJ, kemudian pandangan umum dan hari ini jawaban bupati pandangan umum, dihadiri 26 anggota dewan dan dinyatakan kourum," ujarnya.

.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.