Kamis, 18 Jun 2026 14:19 WIB

Bukan Cuma Persik Kediri, DRX Wear Dukung 4 Tim di Liga 1 Perangi Pembajakan

  • Penulis :
  • | Sabtu, 01 Jun 2024 16:17 WIB
DRX Wear X Persik Kediri. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
DRX Wear X Persik Kediri. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Selain Persik Kediri, apparel DRX Wear ternyata juga mendukung tiga tim lain di Liga 1 musim depan. Yakni, Dewa United, PSIS Semarang, dan juara tahun 2022/2023 PSM Makassar.

Melalui hastag Legacy Not Piracy yang sempat heboh di media sosial, DRX Wear berkomitmen memerangi pembajakan jersey bersama mereka.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"DRX Wear berkomitmen untuk memerangi pembajakan dan mendukung warisan sepak bola Indonesia. Kami percaya bahwa jersey official adalah cara terbaik bagi penggemar untuk menunjukkan kecintaan mereka kepada klub dan para pemainnya," tulis akun Instagram DRX Wear Official, seperti dilihat jatimnow.com, pada Sabtu (1/6/2024).

Hastag Legacy Not Piracy ini memang menggema di media sosial. Empat klub kompak menyuarakan kampanye ini.

"DRX Wear berkomitmen melangkah bersama Dewa United sebagai official apparel partner 2024/2024. Bersama kita bawa semangat baru ke lapangan," tulis akun official Instagram DRX Wear yang juga diunggah di akun resmi Dewa United.

Begitu pula dalam akun DRX Wear yang berkolaborasi dengan PSIS Semarang. Mereka menuliskan semangat yang mereka usung.

"Sebagai official apparel partner PSIS Semarang untuk musim 2024/2025, DRX Wear meneguhkan komitmen untuk menghadirkan semangat yang memancarkan kejayaan di setiap momen di lapangan,” tulisnya.

“Bersama Persik Kediri, DRX Wear meneguhkan komitmennya untuk menjadi lebih dari sekadar apparel partner. Kita adalah penyemangat, penjaga semangat dan penggerak prestasi,” tulis di akun Persik Kediri.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Yang terakhir adalah PSM Makassar. Klub berjuluk Juku Eja juga bersamaan memposting bahwa mereka bekerjasama dengan DRX Wear sebagai official apparel.

"Komitmen DRX dalam menjadi offical apperel partner PSM Makassar di musim 2024/2025 adalah janji untuk menghadirkan semangat yang membangkitkan kegemilangan di setiap pertandingan," unggahnya.

Postingan klub-klub itu pun disambut baik para supporternya dengan mendapat ribuan like dan ratusan komentar positif.

Chief Marketing Officer DRX Wear, Kash Topan mengaku sangat bangga dan senang dengan kolaborasi DRX Wear dengan empat klub Liga 1 ini. Menurutnya DRX Wear juga tengah berkomunikasi dengan beberapa klub sepak bola Internasional untuk menjajaki kolaborasi yang setrategis.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

"Kami sangat senang dengan kemajuan yang diraih DRX Wear tahun ini. Komitmen kami untuk menyediakan apparel olahraga berkualitas tinggi dengan teknologi antipembajakan yang canggih telah dihargai oleh berbagai klub Liga 1 ternama. Selain itu, kami juga sedang memperluas DRX Wear secara internasional. Saat ini, kami sedang berkomunikasi dengan beberapa klub bola internasional ternama untuk melakukan kolaborasi strategis," kata Kash Topan.

Seperti diketahui kehebohan hastag Legacy Not Piracy di sosial media yang merupakan bentuk kreatif campaign DRX Wear bermula ketika pemain PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga melalui akun Instagram pribadinya @alfeandradewangga mengunggah video berisikan meminta dukungan. Video ini diakhiri dengan #LegacyNotPiracy.

Lalu beriringan para pemain Liga 1, seperti Septian David Maulana (PSIS Semarang), Ahmad Nufiandani (Dewa United FC), Fitra Ridwan (Persik Kediri), hingga Egy Maulana Vikri (Dewa United FC) menanggapi video unggahan Dewangga soal #LegacyNotPiracy.

Kemudian, klub-klub juga mengunggah hastag Legacy Not Piracy. Klub-klub itu adalah Dewa United FC, PSIS Semarang, Persik Kediri, hingga PSM Makassar.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.