Senin, 15 Jun 2026 01:54 WIB

Dishub Sampang Imbau Pengusaha Tidak Angkut Garam Basah, Bahaya!

Petani garam di Kecamatan Pangarengan, Sampang. (Foto: Yan for jatimnow.com)
Petani garam di Kecamatan Pangarengan, Sampang. (Foto: Yan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perhubungan Sampang mengimbau para pengusaha garam agar tak mengangkut garam basah jelang musim produksi. Sebab, ceceran air garam membahayakan pengendara.

Kasi Lalu Lintas Dishub Kabupaten Sampang, Khotibul Umam mengatakan ceceran air garam yang berasal dari truk pengangkut garam basah menimbulkan kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin.

Baca Juga: Ribuan Massa dari 20 Desa di Sampang Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Pilkades Diadakan

"Seperti tahun lalu itu banyak kecelakaan di jalan akibat ceceran air garam sehingga membuat jalanan licin," ujarnya, Jumat (31/5/2024).

Umam mengatakan, penyebab licinnya jalan akibat pengendara truk melumuri bodi truk menggunakan oli agar kayu dan besi truk tidak mengalami korosi. Sehingga, saat truk mengangkut garam basah, oli yang dioleskan ke badan truk turut jatuh ke aspal.

Baca Juga: Warga Sampang Temukan Bayi Perempuan Dibuang di Lahan Persawahan

"Itulah sebenarnya yang membuat jalan licin. Oli mengenai roda kendaraan," tambahnya.

Ia mengimbau agar perusahaan garam bisa memperhatikan pengendara truk agar tak mengangkut garam basah. Sebab tak hanya membahayakan pengendara truk namun juga pengendara lain.

Baca Juga: Penggerebakan Arena Sabung Ayam di Sampang Bocor, Polisi Diadang Kayu dan Batu

"Kami imbau agar tak mengangkut garam basah karena bisa membahayakan pengendara di jalan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.