Minggu, 21 Jun 2026 03:14 WIB

Penjual Jamu di Sidoarjo Ini Kebanjiran Order saat Musim Kemarau Panjang

Loe Liang Fang warga Villa Jasmine l Suko Sidoarjo saat memproduksi Jamu Segar Dingin Boenda Jasmine. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Loe Liang Fang warga Villa Jasmine l Suko Sidoarjo saat memproduksi Jamu Segar Dingin Boenda Jasmine. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Musim panas cocok dilewati dengan minuman segar herbal yang menyejukan. Selain dari bahan alami juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan badan.

Pelaku UMKM minuman jamu, Loe Liang Fang warga Villa Jasmine l Suko Sidoarjo, mengaku kewalahan menerima pesanan jamu di musim kemarau ini.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Kewalahan, dalam sehari selalu habis. Jadi setiap hari selalu buat," ucapnya, Kamis (30/5/2024).

Ada 3 jenis jamu dibuat oleh Loe Liang Fang. Antara lain sinom, kunir asam dan temulawak diberi nama Jamu Segar Dingin Boenda Jasmine.

Usaha ini dirintis sejak 2019. Mempunyai ciri khas dibanding jamu lainnya. Selain tidak menggunakan pemanis buatan, ia juga memakai daun asam dalam komposisi salah satu bahan jamunya.

"Saya gunakan daun asam juga untuk bahannya. Kalau kunir asam, bahannya kunir sama asam, kunirnya lebih banyak. Kalau sinom, kunirnya sedikit untuk pewarna kuningnya saja lebih banyak ke daun asamnya," terangnya.

Selain menggunakan daun asam, ciri khas lainnya adalah dengan metode memasrah bahan kunirnya.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

"Dulu awalnya saya potong-potong dirajang, kemudian saya ganti dengan metode dipasrah ternyata memiliki perbedaan. Kalau diparut ampasnya masih tertinggal jadi ikut, kalau dipasrah sarinya aja yang keluar, jadi banyak yang keluar dengan dipasrah," paparnya.

Bagi Loe Liang Fang dengan metode bahan yang dipasrah kemudian jamu telah digodok akan berdampak pada ketahanan jamu itu sendiri.

"Jamu dengan metode bahan yang dipasrah kemudian digodog dalam waktu 2 jam dengan api kecil, ini berdampak akan awet hingga 1 bulanan lebih dan tidak akan rusak," tegasnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Dibandrol dengan harga Rp7 ribu, Loe Liang Fang mampu menjual hingga 210 botol segala macam varian jamu buatannya dalam seminggu.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.