Sabtu, 20 Jun 2026 04:39 WIB

DPRD Lamongan Soroti BTT hingga Pemerataan Nilai Pajak, dalam Paripurna LPJ APBD

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menerima berkas pandangan umun atas LPJ APBD 2023 dari DPRD Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menerima berkas pandangan umun atas LPJ APBD 2023 dari DPRD Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - DPRD Lamongan menanggapi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD 2023 yang disampaikan Bupati Lamongan pada Mei 2024 lalu.

7 fraksi DPRD Lamongan menyampaikan pandangan umumnya dalam agenda rapat paripurna penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023, Rabu (29/5/2024).

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lamongan, Darwoto mengungkapkan, bahwa pandangan dari fraksi bertujuan agar pengelolaan keuangan daerah dapat dilakukan lebih transparan dan akuntabel.

"Ini merupakan rangkaian mekanisme pengelolaan keuangan di daerah Kabupaten Lamongan agar lebih transparan dan akuntabel ke depan," tuturnya, Rabu (29/5/2024)

Adapun ketujuh fraksi partai yang menyampaikan pandangannya, yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Gerindra, Partai Amanat Nasional PAN, PDI-Perjuangan, PKB dan Fraksi Persatuan Nasional Rakyat Indonesia (FPNRI) yang terdiri dari Partai PPP, Nasdem, Hanura, serta Perindo.

Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Demokrat menyarankan agar Pemkab Lamongan melakukan pengawasan dan lebih bijak dalam penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), supaya bisa dimanfaatkan sesaui kebutuhan.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Selain itu, F-Demokrat juga turut mengaresiasi atas capaian surplus anggaran sebesar kurang lebih Rp73 milyar.

Di sisi lain, Fraksi Persatuan Nasional Rakyat Indonesia (FPNRI) meminta Pemkab Lamongan melakukan peninjauan kembali terkait pendapatan pajak daerah.

Lebih lanjut, fraksi gabungan partai tersebut turut menyatakan bahwa peninjauan yang dilajukan itu bertujuan agar pajak daerah bisa tumbuh merata pada seluruh sektor.

Baca Juga: Tekan Pengeluaran Gaji, Pemkab Tulungagung Batasi Pengangkatan ASN

Adapun capaian tertinggi pajak daerah berasal dari penerangan jalan di tingkat realisasi sebesar kurang lebih Rp69 miliar. Dari total keseluruhan realisasi pajak daerah sebesar kurang lebih Rp160 miliar.

Kemudian, Fraksi PAN berharap bila penambahan anggaran pada pos-pos strategis yang terkait dengan pelayanan publik, kesehatan, dan pelayanan sosial, misalnya bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk pegawai honorer dan lainnya.

Sebelumnya, pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Lamongan tahun 2023 telah menjalani proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.