Selasa, 23 Jun 2026 19:16 WIB

Grebeg Suro 2024 Butuh Dana Rp5,6 M, APBD Ponorogo hanya Kucurkan Rp500 Juta

jatimnow.com - Gawe besar Grebeg Suro 2024 segera digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pada pertengahan Juni mendatang. Event tahunan ini bakal digelar dengan dana minim dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kemampuan APBD tak sampai Rp500 juta. Sementara dana yang diperlukan lebih dari Rp5 miliar. Lalu dari mana dana untuk menutupinya?

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, membebernya saat konferensi pers Grebeg Suro 2024 di Pendopo Pemkab Ponorogo, Selasa (28/5/2024) malam.

"Pertama, saya mencoba mengkolaborasikan bersama teman-teman ini (pihak ketiga) dengan semua kekuatan yang ada,” ungkap Sugiri Sancoko.

Dia mengaku mencoba mengorkestrasi berbagai kekuatan yang dimiliki, seperti budaya, agama, alam yang indah, etos kerja, serta sumber daya manusia (SDM).

"Grebeg Suro 2024 ini agak berbeda karena kami (Pemkab Ponorogo) mencoba untuk tidak menggunakan atau membebani APBD,” kata Kang Giri, sapaan akrabnya.


Dia menyebutkan bahwa Grebeg Suro adalah event yang harus dijaga dan dilestarikan. Namun, jika terus-menerus bergantung pada suntikan dana dari APBD, tentu akan kurang baik.

"Budaya bagus, semua keren, tetapi jika menjadi beban bagi APBD tentu saja kurang baik. Grebeg Suro layak dijual,” paparnya.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Menurutnya, bahwa ada ribuan orang yang terlibat pada event tahunan ini. Oleh karena itu, Pemkab Ponorogo kali bekerja sama dengan pihak ketiga.

"Dengan kerja sama ini, muncul simbiosis mutualisme yang akan memutar roda ekonomi di Bumi Reog,” bebernya.

Kang Giri berharap ini akan menjadi contoh untuk event lainnya. Sehingga, event-event uang digelar yodak sepenuhnya tergantung pada APBD.

Harapannya adalah menjadi model bagi semua event. Dana total Rp5,6 miliar, tetapi dana kami hanya kurang dari Rp500 juta.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

Ditanya mengenai target khusus, Kang Giri menjawab bahwa yang penting adalah lebih baik dari tahun sebelumnya dan menciptakan efek domino dari gelaran Grebeg Suro 2024.

"Pasti ada efek domino. Warung-warung laku, ada parkir, dan lain-lain. Ada perputaran ekonomi yang dihasilkan dari Grebeg Suro,” pungkasnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.