Minggu, 21 Jun 2026 19:04 WIB

Kebutuhan Ribuan Ekor Hewan Kurban di Kota Malang Dipasok dari Luar Daerah

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 27 Mei 2024 19:07 WIB
Sapi pedaging di Kelurahan Sanan, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Sapi pedaging di Kelurahan Sanan, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menggencarkan vaksinasi serta pemeriksaan kesehatan ke ribuan hewan ternak jelang Hari Raya Idul Adha 2024.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi mengatakan, vaksinasi telah dilakukan sejak Januari lalu.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Pihaknya berharap, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha di tahun 2024 ini relatif aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

"Insya Allah tahun ini aman, dan pada tahun ini juga tidak ada pembatasan atau penyekatan lalu lintas hewan," kata Slamet Husnan, Senin (27/5/2024).

Untuk kebutuhan hewan kurban di Kota Malang tahun ini, sekitar 6.000 ekor, dengan rincian sapi sebanyak 1.500 ekor dan kambing maupun domba sebanyak 4.500 ekor.

Dikatakannya, terkait banyaknya kebutuhan hewan kurban di Kota Malang, juga dipasok dari luar daerah seperti Kabupaten Malang dan sekitarnya.

Lebih lanjut, meski tidak ada pembatasan atau penyekatan lalu lintas hewan, untuk hewan kurban yang masuk wilayah Kota Malang tetap harus memenuhi berbagai syarat yang telah ditentukan.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Seperti kondisi yang harus sehat, dibuktikan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Kemudian, sudah divaksinasi PMK dengan pelaksanaan vaksinasi di tempat asal ternak," katanya.

Selain vaksinasi, Dispangtan Kota Malang juga gencar melakukan sosialisasi. Yaitu, terkait bahan pangan asal hewan yang ASUH (Aman Sehat Utuh dan Halal).

Dispangtan Kota Malang juga akan memeriksa kesehatan hewan kurban secara acak. Yakni, dengan menyasar tempat-tempat penjualan hewan kurban dadakan yang ada di pinggir jalan maupun ke masjid-masjid dan musala.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Kegiatan ini akan menggandeng Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Ketika sudah banyak penjual hewan ternak sapi dan kambing, kami akan segera lakukan operasi (inspeksi kesehatan)," katanya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.