Selasa, 16 Jun 2026 18:00 WIB

Festival Tumpeng Kue Klepon di Jember ke-117, Ini Filosofinya

  • Penulis :
  • | Minggu, 26 Mei 2024 19:12 WIB
Para peserta festival tumpeng kue klepon saat berkelilung desa. (Foto: Giant for jatimnow.com)
Para peserta festival tumpeng kue klepon saat berkelilung desa. (Foto: Giant for jatimnow.com)

jatimnow.com - Festival tumpeng kue klepon di Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember telah berumur ratusan tahun.

Pada festival ke-117 tahun ini, Minggu (26/5/2024), para peserta menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Tak hanya itu, para peserta mengarak kue klepon berkeliling desa sepanjang 5 kilometer, dengan melantunkan doa.

Ada berbagai jenis dan ukuran kue klepon yang diarak ratusan peserta festival.

Kue klepon yang terbuat dari tepung ketan dan berisi gula merah serta dibumbuhi parutan kelapa, masih menjadi idola masyarakat Jember.

Lilik salah satu peserta festival kue klepon mengaku, festival kue klepon ini memang hal yang unik dan sudah menjadi ikon di desanya.

"Ini memang agenda tahunan desa dan masyarakat, sekarang sudah berumur ratusan tahun," katanya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Sedangkan Kepala Desa Semboro, Antoni menyampaikan, selain sebagai budaya juga merupakan cikal bakal di desanya, dan memiliki arti filosofi.

"Kirab budaya tumpeng kue klepon ini, filosofinya bentuk kerukunan masyarakat dari berbagai latar belakang, dan disatukan dalam satu wadah," jelasnya.

"Ibarat kata kue klepon ini kan lengket, dan didalamnya ada rasa manis gula, yang merupakan simbol keharmonisan masyarakat kami," imbuh Antoni.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Ada berbagai macam warna dan jenis kue klepon yang dibawa keliling desa. Sesampainya di finish balai desa, akan dinilai oleh juri.

Adanya festival kue klepon ini, sangat mencerminkan negara kesatuan Indonesia yang hakiki.

Reporter: Giant

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.