Rabu, 17 Jun 2026 13:44 WIB

Pemangku Kepentingan Internet Asia Pasifik Berkumpul di Bali, Ini yang Dibahas

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 21 Mei 2024 07:32 WIB
Sosialisasi ICANN dan Pandi jelang Forum DNS APAC di Bali. (Foto: Pandi for jatimnow.com)
Sosialisasi ICANN dan Pandi jelang Forum DNS APAC di Bali. (Foto: Pandi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Forum Domain Name System (DNS) kawasan Asia Pasifik (APAC) akan diselenggarakan di Bali pada 23-24 Juli 2024 mendatang. Para pemangku kepentingan internet di Asia Pasifik akan berkumpul dalam rangka memperkuat kolaborasi internasional.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi).

Baca Juga: APJII Jatim Desak Infrastruktur Internet Jadi Objek Vital Nasional

Ketua Pandi, John Sihar Simanjuntak mengatakan, forum tersebut akan mengeksplorasi bagaimana kawasan Asia Pasifik dapat memanfaatkan peluang dan berkontribusi dalam transformasi digital.

Selain itu, forum ini juga akan menjangkau pembahasan tentang pengaruh dari inisiatif legislasi dan regulasi terkait internet seta pentingnya model pemangku kepentingan dalam tata kelola internet.

"Sejalan dengan tema tahun ini, Pandi dan ICANN berperan sebagai penghubung antara Indonesia, ekosistem internet global, dan komunitas internet regional," kata John Sihar Simanjuntak, saat ditemui di Kota Malang.

Tema kegiatan tersebut yaitu Building Bridges: Strengthening Collaboration to Shape the Internet’s Future. Para pemangku kepentingan internet internasional dan regional akan berkumpul dalam acara APAC DNS Forum 2024 di Bali.

Tujuan utama kegiatan ini untuk menjajaki penguatan kerja sama, meraih peluang dari internet dan menghadapi tantangan yang akan terjadi.

"Sebagai tulang punggung teknikal, DNS menyokong berfungsinya internet global serta membentuk perwajahan peluang dan inovasi yang ada," katanya.

Dikatakannya, kolaborasi dan kerja sama ini sangat penting untuk masa depan dari internet. Forum ini juga akan menyajikan diskursus yang krusial untuk internet di masa depan.

"Termasuk eksplorasi terkait penerapan dan pengintegrasian teknologi blockchain yang relevan dan kontekstual dengan tata kelola internet global," katanya.

Baca Juga: Internet Makin Ngebut, Biznet Perluas Akses Digital Surabaya

Terpeliharanya DNS yang terus menjalankan peran krusialnya di masa depan, tergantung pada kohesi dan kolaborasi antara industri, teknologi dan pemangku kepentingan.

"Tanpa adanya kerja sama, interoperabilitas internet yang bersifat global dapat saja terancam. Perluasan sektor nama domain diharapkan dapat membuka peluang ekonomi dan menghilangkan batasan bahasa untuk menghubungkan yang belum terhubung," jelasnya.

Pihaknya juga mengaku sangat bersemangat untuk menyambut keterlibatan dan dukungan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk kegiatan tersebut.

Dijelaskannya, ICANN merupakan sebuah organisasi non-profit internasional yang mengoordinir DNS serta memainkan peran kunci dalam pengoperasian dan keamanan internet global. Sementara itu, Pandiadalah Registri Nama Domain berkode negara Indonesia.

Dengan mitra regional, ICANN telah menyelenggarakan DNS Forum di Afrika, Eropa Timur dan Asia Tengah, Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah. Tujuannya juga sama, untuk kolaborasi, jaringan, dan pertukaran ide tentang industri nama domain dan masa depan internet antara ICANN dan Komunitas DNS global.

Baca Juga: Tanpa Internet! AMD Ryzen AI Kini Bisa Jalankan Fitur AI Langsung di Laptop

"Kami sangat bangga memboyong kegiatan APAC DNS Forum ini ke Indonesia untuk melanjutkan keberhasilan format regional ini," ungkap Vice President and Managing Director of ICANN APAC, Jia-Rong Low melalui sambungan telepon.

Pihaknya juga mengaku bersemangat sekali untuk menganalisa peluang dan tantangan yang ditawarkan Internet di kawasan Asia Pasifik.

"Harapannya Forum ini dapat bermanfaat serta menjadi candradimuka dan pemahaman yang mendalam bagi peserta," ujarnya.

Perlu diketahui, APAC DNS Forum 2024 akan diselenggarakan secara hybrid di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Indonesia. Menjelang APAC DNS Forum 2024 ini, sebanyak empat pre-event webinar akan diselenggarakan di bulan Juni dan Juli dengan topik yang berkaitan dengan tema dari forum ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.