APJII Jatim Desak Infrastruktur Internet Jadi Objek Vital Nasional
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Kamis, 16 Apr 2026 12:52 WIB
jatimnow.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Jawa Timur mendorong pergeseran status infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2026 di Surabaya, Rabu (15/4/2026), asosiasi ini menyuarakan agar infrastruktur internet ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional.
Langkah ini dianggap krusial mengingat ketergantungan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat terhadap konektivitas digital sudah mencapai titik tertinggi.
Baca Juga: AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional
Internet tidak lagi dipandang sebagai layanan penunjang, melainkan tulang punggung penggerak roda ekonomi di berbagai sektor.
Ketua Panitia Rakerwil, Moch Ridoi, menyatakan bahwa transformasi status ini merupakan konsekuensi logis dari realitas di lapangan. Menurutnya, perlindungan terhadap aset digital harus setara dengan infrastruktur fisik strategis lainnya.
"Internet kini bergeser dari sekadar pelengkap menjadi kebutuhan utama seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, sudah saatnya infrastruktur internet diakui sebagai Objek Vital Nasional guna menjamin keberlangsungan layanan bagi publik," ujar Ridoi saat memaparkan laporan di Hotel Harris Gubeng.
Selain isu regulasi dan perlindungan infrastruktur, APJII Jatim fokus pada penguatan internal anggota yang mayoritas bergerak di bidang Internet Service Provider (ISP).
Ketua Pengurus Wilayah APJII Jatim, Yosvensa Setiawan, membedah tiga pilar transformasi yang menjadi panduan organisasi: Energize, Elevate, dan Empower.
Baca Juga: BSN Dorong Penguatan Metrologi untuk Kebijakan Berbasis Data
Yosvensa menekankan pentingnya para pelaku usaha internet di Jawa Timur untuk berhenti berada di zona nyaman. Ia mendorong anggota asosiasi untuk melakukan transformasi manajemen bisnis.
"Kami ingin mendorong anggota tumbuh dan naik kelas. Dari yang semula dikelola dengan skala UMKM, harus bertransformasi menjadi korporasi yang akuntabel. Tentu dengan tetap menjaga integritas bisnis dan ekosistem harga yang sehat di pasar," tegas Yosvensa.
Di tengah ketatnya persaingan harga dan tantangan regulasi yang dinamis, APJII Jatim mengajak para anggotanya untuk memperkuat kolaborasi alih-alih saling menjatuhkan.
Semangat memberdayakan sesama anggota menjadi kunci agar industri internet lokal mampu bersaing dengan pemain global.
Baca Juga: XLSMART Genap Setahun, Jaringan dan 5G Makin Luas
Pertemuan tahunan yang menandai tahun kedua masa kepengurusan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kominfo Jawa Timur, Dewan Pengurus Pusat (DPP) APJII, serta jajaran Dewan Pengawas.
Sinergi antara penyedia jasa internet dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses digital yang berkualitas di seluruh wilayah Jawa Timur.
Melalui Rakerwil ini, APJII Jatim menargetkan lahirnya keputusan strategis yang tidak hanya memperkuat bisnis para anggotanya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) melalui sektor ekonomi digital.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-83800-apjii-jatim-desak-infrastruktur-internet-jadi-objek-vital-nasional